Ekbis

Ini Solusi Krisis Pangan Kala Pandemi Covid-19

Surabaya (beritajatim.com) – Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) dan Smart FM Surabaya menggelar webinar bertajuk ‘Lihat Kebunku… : Inspirasi Tentang Berdaya dan Berbagi untuk Mendukung Inisiatif Pekarangan Pangan Lestari’. Kegiatan ini diikuti sekitar 300 orang.

Gelaran webinar ini dilakukan karena Pandemi Covid-19 dapat memunculkan krisis pangan baru yang mempengaruhi ketahanan pangan suatu negara, terutama negara miskin dan berkembang.

Agar lebih bermanfaat, webinar ini turut menghadirkan narasumber yang sangat berkompeten di bidangnya masing-masing. Diantaranya adalah Juli Nursandi selaku Founder Budikdamber (Budidaya Ikan dalam ember), Tantri Syalindri Ichlasari (Tantri Kotak) selaku artis penggemar hidroponik, serta keynote speaker Arumi Bachsin yang merupakan Ketua Tim Penggerak PKK Prov. Jatim.

Arga Prihatmoko, Manager Regional Engagement & Sustainability PT HM Sampoerna Tbk mengatakan bahwa Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) sebagai fasilitator pengembangan kewirausahaan berbasis agribisnis memiliki program-program pelatihan terkait bercocok tanam di pekarangan. Termasuk yang dilaksanakan di masa pandemi berupa program ‘Satu UMKM – Satu Kebun’ yang diberikan terutama untuk UMKM binaannya.

“Webinar diselenggarakan untuk memperkenalkan dan menyampaikan hasil program ‘Satu UMKM – Satu Kebun’ SETC serta memberikan inspirasi kepada masyarakat untuk mendukung program pekarangan pangan lestari yang dilaksanakan pemerintah,” kata Arga Prihatmoko dalam sambutannya.

Di sisi lain, PKK Provinsi Jawa Timur sangat mengapresiasi webinar yang dilaksanakan SETC (Sampoerna Entrepreneurship Training Center) dan Sampoerna untuk Indonesia (SUI) yang berkolaborasi dengan Smart FM Surabaya.

“UMKM merupakan tiang penting dalam perekonomian, karena di Jawa Timur 69 persen perekonomian ditopang sektor UKMM. Dengan adanya satu UKM satu kebun akan semakin membuat UKM semakin berdaya,” kata Arumi. [ifw/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar