Ekbis

Ini Sebab OJK Tutup BPR Tawang Alun Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Cabang Jember, resmi menutup usaha Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tawang Alun, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring. Penutupan itu resmi dilakukan pada Kamis (7/1/2021).

“Kenapa BPR kita cabut izin usahanya, karena selama 2 tahun terakhir kinerja keuangannya terus memburuk nah, hal itu berdampak pada tingkat kesehatannya menjadi tidak sehat sehingga DPR memenuhi kriteria untuk dicabut izin usahanya,” kata Kepala OJK Jember, Azilsyah Noerdin, Jumat (8/1/2021).

Padahal, kata Azilsyah, selama jangka waktu itu, OJK secara Intens melakukan pembinaan, pemantauan dan pengawasan terhadap kinerja BPR tersebut. Bahkan, secara Intens juga memanggil direksi dan dewan komisaris untuk melakukan evaluasi terhadap perbaikan perbaikan yang perlu dilakukan.

“Ini supaya kinerjanya meningkat kembali dan BPR berjalan, beroperasi sebagaimana mestinya Namun ternyata sampai dengan dicabut izin usahanya itu kondisi BPR memang tidak menunjukkan perbaikan,” jelasnya.

Sementara itu, lanjut Azilsyah, selama tahun 2020, OJK Jember tidak ada pencabutan izin untuk direksi dan dewan komisaris dari BPR lainnya.

“Saya berharap tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara profesional menjalankan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik memperhatikan manajemen risiko, kemudian juga memperhatikan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit, SOP juga dan ketentuan OJK,” pungkasnya. [rin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar