Ekbis

Ini Saran Penting Bagi Para Petani Tembakau

Pamekasan (beritajatim.com) – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Bambang Edy Suprapto menyarankan para petani di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam, agar tidak menanam tembakau di lahan sawah.

Hal tersebut disampaikan berdasar informasi hasil serap aspirasi bersama pihak pabrikan, jika kualitas tembakau di lahan sawah kualitasnya dinilai kurang baik. Sehingga juga berpotensi terhadap rendahnya harga, terlebih memasuki musim tanam tembakau seperti saat ini.

“Berdasar hasil serap informasi dengan pihak pabrikan, tembakau yang ditanam di lahan sawah kualitasnya jelek dan tidak sesuai dengan kebutuhan pabrik,” kata Kepala Disperindag Pamekasan, Bambang Edy Suprapto, Senin (1/7/2019).

Pihaknya juga menginformasikan jika lahan yang cocok untuk bahan dasar rokok tersebut, yakni di lahan tegal ataupun perbukitan. “Jadi lahan yang cocok untuk tanaman jenis tembakau ini, yakni di lahan tegal atau perbukitan. Bukan di lahan sawah,” ungkapnya.

Dari itu pihaknya meminta agar para petani memperhatikan keinginan dan minat dari pihak pabrikan, yang notabene menjadi pembeli tembakau para petani. “Jika keinginan pembeli sesuai dengan yang diharapkan, kami yakin harga tembakau bisa mahal,” jelasnya.

Seperti diketahui, saat ini para petani di Pamekasan sudah mulai melakukan tanam tembakau. Khususnya memasuki musim kemarau tahun ini, bahkan peluang kualitas tembakau juga berpotensi membaik dengan kondisi cuaca yang sangat mendukung. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar