Ekbis

Ini Potensi Hasil Pertanian di Kabupaten Malang

Malang (beritajatim.com) – Plt Bupati Malang HM.Sanusi berterima kasih atas kunjungan kerja dari Pemerintah Daerah Pandeglang, Banten. Terkait fokus kunjungan kerja pada bidang pertanian, Sanusi menyampaikan, secara umum bahwa kawasan pertanian dibagi menurut kelompok yang mencerminkan basis komoditas utama yang dikembangkan.

Yakni, Kawasan Tanaman Pangan, Kawasan Holtikultura, Kawasan Perkebunan, dan Kawasan Peternakan. Kabupaten Malang ditetapkan sebagai kawasan pengembangan nasional untuk komoditas padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu dan kopi.

“Untuk unggulan tanaman pangan di Kabupaten Malang lebih didominasi oleh komoditi padi dengan hasil panen pada Tahun 2018 sebesar 498.051 ton, jagung sebesar 270.881 ton, kedelai sebesar 17069. Sementara komoditi sayur-sayuran, daerah yang potensial adalah Wilayah Pengembangan Ngantang, dimana pemasarannya telah menembus pasar-pasar di Kota Malang,” terang Sanusi, Jumat (2/8/2019).

Untuk hortikultura unggulan di Kabupaten Malang, lanjut Sanusi, adalah komoditi apel di Kecamatan Poncokusumo dan Pujon, Klengkeng di Kecamatan Tumpang dan Poncokusumo, salak Suwaru dan pengolahannya di Desa Suwaru Kecamatan Pagelaran, alpukat di Kecamatan Wajak, dan pisang di seluruh kecamatan.

Sanusi melanjutkan, untuk perkebunan unggulan yang cukup tinggi produksinya terdapat di Wilayah Pengembangan Dampit dan merata di seluruh kecamatan berupa cengkeh, kopi, tebu, serta kelapa sawit di Kecamatan Bantur. Terkait fokus kunjungan kerja yang lebih mengarah pada implementasi di lapangan, rombongan akan langsung kunjungan ke TPA Wisata Edukasi Talangagung Kepanjen dan juga lokasi Edukasi Pertanian Organik Bengkel Mimpi di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran.

Tanam padi yang dikembangkan menggunakan Budidaya Padi Hidroganik melalui inovasi tanam padi dengan budidaya ikan nila atau lele. “Hidroganik sebagai system budidaya organic dengan memadukan system hidro dan organic dengan sumber nutrisi utama hidroganik diperoleh dari pupuk organic padat dan air sebagai nutrisi tambahan,” terang Sanusi. (yog/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar