Ekbis

Ini Pesan Wantimpres Habib Luthfi di Hadapan Direksi PG

Habib Muhammad Lutfi Bin Yahya saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Peran Industri Pupuk dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Gresik (beritajatim.com) – Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Habib Muhammad Luthfi bin Yahya menyampaikan pesan dihadapan direksi Petrokimia Gresik (PG). Habib Luthfi yang juga ulama itu, PG diharapkan mampu mengoptimalkan pupuk spesifik lokasi, sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian, dan menjaga ketahanan pangan nasional.

Lebih lanjut Habib Luthfi mengatakan, penggunaan pupuk dengan memperhatikan lokasi dalam hal ini kondisi tanah sangatlah penting. Kendati bibit padi yang digunakan oleh petani sama. Tapi, produktivitasnya tidak akan sama apabila ditanam di wilayah yang berbeda. Sebab, hal ini sesuai dengan kondisi tanah di setiap daerah berbeda.

“Ibarat dokter sebelum memberi resep obat, akan melihat penyakit yang kita alami untuk menentukan obatnya. Begitu juga dosis, bisa jadi setiap orang tidak sama,” katanya saat berada di Wisma Kebomas Petrokimia Gresik, Selasa (6/04/2021).

Ia menambahkan, spesifik lokasi tidak berarti hanya memperhatikan kondisi tanah, tapi juga tidak lepas dari potensi lain pendukung pertanian, seperti pengairan.

“Tugas Petrokimia Gresik semakin menantang, karena tidak hanya berkutat pada penyaluran pupuk bersubsidi. Tapi juga berpikir tentang bagaimana memajukan pertanian,” imbuhnya.

Habib Luthfi menuturkan, dirinya menghimbau agar masyarakat Indonesia mencintai pertanian. Sebab, hal ini akan mendukung peningkatan perekonomian. “Jika panen kita banyak, kita tidak akan tergantung pada pertanian negara lain,” ungkapnya.

Sementara itu, Dirut Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo mengungkapkan bahwa perusahaannya sudah memulai menawarkan produk spesifik lokasi sekaligus spesifik komoditi. Produk itu adalah NPK Kebomas yang saat ini sudah memiliki 14 formulasi khusus.

“Kami juga memiliki layanan mobil uji tanah (MUT) untuk mengetahui kandungan tanah pada sebuah wilayah. Sehingga, petani mendapatkan rekomendasi pemupukan yang tepat sesuai dengan kebutuhan lahannya,” pungkasnya. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar