Ekbis

Pindahan Mulai 4 Juni 2021

Ini Jadwal Boyongan Pedagang Pasar Legi Ponorogo

Bangunan Pasar Legi akan segera difungsikan seiring pedagang yang akan mulai boyongan ke dalamnya. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM (Perdagkum) Ponorogo optimis boyongan pedagang ke bangunan baru Pasar Legi bisa dilakukan nanti pada tanggal 4 Juni 2021. Kelengkapan sarana dan prasarana terus dikerjakan hingga nantinya bisa selesai 100 persen.

“Tidak ada perubahan jadwal untuk pelaksanaan pindahan pedagang ke Pasar Legi,” kata Kabid Pasar Perdagkum Ponorogo Fitri Nur Cahyo, Selasa (1/6/2021).

Fitri mengungkapkan adapun kelengkapan sarana yang saat masih dikerjakan adalah pengadaan rambu-rambu parkir kendaraan, arah petunjuk belok kanan kiri serta petunjuk zonasi barang dagangan. Selain itu, pihaknya juga masih menunggu proses lelang untuk pengisian petugas kebersihan 18 orang dan keamanan Pasar Legi sebanyak 13 orang.

“Semoga bulan ini bisa diketahui pemenang lelangnya untuk pengisian petugas kebersihan dan keamanan Pasar Legi,” katanya.

Pengisian pasar nantinya akan dibagi sesuai dengan zona atau sesuai lantai. Pasca tumpengan nanti, dihari pertama diisi dulu di lantai 1, sesuai zona yakni sayur, daging, dan barang-barang basah. Kemudian di hari selanjutnya pedagang di lantai 2, lalu lantai 3 hingga terakhir lantai 4.

“Boyongan ini tidak bisa selesai dalam 1-2 hari. Nanti, hanya ada satu pintu yang akan dibuka saat boyongan, yakni pintu utara atau pintu belakang,” katanya.

Dalam proses boyongan ini, selama seminggu hanya pedagang yang diperkenankan masuk pasar. Sehingga selama itu, masih tertutup untuk masyarakat atau pembeli. Nah, setelah boyongan sudah mencapai 50 persen, Disperdagkum kembali mengajak bicara pedagang untuk menentukan kapan pasar bisa dibuka untuk masyarakat.

“Sosialisasi kepada pedagang perwakilan perzona jenis dagangan, sudah kami lakukan jauh-jauh hari sebelum pindahan pasar,” ungkapnya.

Untuk diketahui, pembangunan Pasar Legi ini menggunakan dana APBN sebesar Rp 133 miliar. Bangunan baru ini diproyeksikan bisa menampung kurang lebih 3 ribu pedagang. Pedagang yang bisa menempati diutamakan dari pedagang lama yang terdampak kebakaran pada tahun 2017 lalu. Kemudian pedagang pasar lanang, pedagang eks pengadilan dan pedagang eks stasiun. [end/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar