Ekbis

Ini Inovasi Sektor Perikanan Era Menteri Edhy Prabowo

Banyuwangi (beritajatim.com) – Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo melihat langsung potensi perikanan di Banyuwangi. Dalam kunjungannya, pertama Menteri Edhy menyapa para peserta pelatihan di Balai Pelatihan dan Penyuluh Perikanan (BPPP) Banyuwangi.

Banyak inovasi yang telah diterbitkan. Termasuk pelatihan pengolahan ikan yang tidak lagi dengan cara konvensional.

Cara baru yang dijalankan salah satunya dengan menggelar via daring. Hal ini, kata Edhy, sebagai dorongan untuk meningkatkan kapasitas kemampuan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Ini pola yang kita ubah dari proses konvensional menjadi daring. Ini upaya kita untuk mendorong masyarakat untuk meningkatkan kemampuannya di tengah Covid-19,” kata Menteri Edhy, Jumat (10/7/2020).

Sekitar 160 peserta yang ikut dalam pelatihan online dari Banyuwangi dan Pulau Dewata, Bali. Pelatihan itu meliputi tentang peningkatan SDM, hingga melatih pengembangan dan pemasaran di bidang hasil olahan perikanan.

“Pelatihan secara online dengan masyarakat dari Jembrana, Tabanan dan Buleleng 160 orang ini dilakukan untuk mendorong kemampuan SDM masyarakat. Kita beri masukan secara online, bagaimana untuk mengelola ikan, dari penangkapan sampai pengolahan termasuk penjualan dan permodalannya,” kata Edhy.

Kader Partai Gerindra ini menyebut, Banyuwangi juga sebagai sentra budidaya sidat yang cukup besar. Hal ini yang juga menjadi perhatian sebagai salah satu pendongkrak sektor perikanan.

“Sidat ini asalnya dari Zaragoza, dari luar negeri. Tapi begitu mereka bertelur, mereka berimigrasi paling besar ke Indonesia. Seluruh sidat yang kumpul di Indonesia ini, kumpulnya pembesarannya paling banyak di perairan Banyuwangi. ini akan kita kembangkan,” pungkasnya. [rin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar