Ekbis

Ini Cara Sukses Usaha Start-up Tiga Pengusaha Muda Indonesia

Surabaya (beritajatim.com)-Tiga pengusaha muda indonesia, Adryan Hafidz (CEO Kolaborasi), Fadli (Program Manajer Kumpul) dan Aditya Hadi Pratama (Analis East Venture) berbicara banyak hal mengenai pengembangan dan konsep pengelolaan dalam dunia bisnis Start Up, dalam event yang diselenggarakan di Co Working Space Sub.co, kota Surabaya, Jumat (26/4/2019).

Dalam penuturanya, Adryan yang merupakan CEO dari Kolaborasi mengatakan jika dalam mengembangkan bisnis Start Up ada banyak kunci untuk sukses dan mengantisipasi kegagalan.

Sebagai founder Kolaborasi, yang notabenenya adalah perusahaan inkubator, venture dan holding, menurutnya “jangan pernah bekerja sendirian, ajak teman setidaknya ada berdua, bertiga, ini adalah syarat menjadi pengusaha start up yang sukses” tutur Andryan.

Beda lagi dengan Fadli, Program Manajer Kumpul ini justru menganjurkan para pegiat start up (beginer/ medium) untuk terus melakukan inovasi. Bagi dia, usaha bidang start up tidak lepas dari jiwa enterpreneur yang harus terus berkembang. Jadi tidak hanya produknya saja yang berkembang, pungkas Fadli.

Fadli dengan layanan di Kumpul menawari tiga hal, yaitu program, people dan place. Kumpul sebagai platform yang memberikan koneksi dan space kepada para enterprenuer, menyediakan fasilitas berupa space untuk diadakanya kegiatan yang bervariatif. Dari program tersebut, kemudian akan ada creator yang menciptakan sesuatu. Sedangkan Peopel, berfokus pada kebutuhan emosional dan enlighment bagi seorang pengusaha, tutur Fadli saat memberikan materi di event ANGIN dan AWS.

Sedangkan dari Aditya, yang kini menjabat sebagai analis East Venture yaitu sebuah platform investasi Start Up, dijelaskan jika usaha start up baru “outcoming” jangan terlalu memaksakan kehendak pada mencari masalah. Menurut dirinya, yang menjadi perhatian bagi kita (pengusaha start up) adalah ketika menciptakan sesuatu apakah masalah itu hanya dihadapi oleh kita atau juga orang lain. Kemudian, jangan pernah sekali-kali membuat-buat malah, itu kuncinya, tutur Aditya.

Ketiga pengusaha muda diatas merupakan pembicara dalam event kolaborasi antara ANGIN (Angle Investors Netowrk Indonesia) dan AWS (Amazon Web Service). Dalam event yang yang berlangsung dari pukul dua hingga delapan malam di Co Working Space, Sub.co tersebut, selain tiga pembicara diatas, hadir pula Solutions Architect AWS untuk Indonesia, Andrew Wangsanata (juf/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar