Ekbis

Imbas PPKM, Okupansi Hotel di Malang Terjun Payung

Pengunjung Whiz Prime Hotel Basuki Rahmat Malang.

Malang (beritajatim.com) – Sejumlah hotel di Kota Malang mengeluhkan penurunan jumlah okupansi kamar di tempat mereka. Penurunan okupansi mencapai 10 persen. Seperti yang dialami oleh, Whiz Prime Hotel Basuki Rahmat Malang.

General Manager Whiz Prime Hotel Basuki Rahmat Malang, Aziz Sismono mengatakan, kurangnya sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlaku sejak Senin, 11 Januari 2021 hingga 25 Januari 2021 mendatang menjadi salah satu faktor. Kemudian kebijakan PPKM juga dianggap dadakan.

“Terlalu mepet waktu sosialisasinya, tidak ada perencanaan awal. Karena yang beredar awal adalah PSBB ternyata PPKM. Kalau sosialisasinya baik tentu akan berjalan baik,” ujar Aziz, Kamis, (14/1/2021).

Di Whiz Prime Hotel Basuki Rahmat Malang, jumlah kamarnya sebanyak 155 ruangan. Dari jumlah itu setiap harinya hanya terisi sekitar 15 kamar, atau 10 persen dari jumlah keseluruhan kamar. Penurunan ini terjadi sejak awal tahun saat kewajiban rapid test diberlakukan. Kemudian disusul kebijakan PPKM.

“Saat kembali diperbolehkan buka pasca PSBB okupansi diangka 20 persen kemudian masuk masa liburan naik menjadi 40 persen. Saat ini, okupansi kami mencapai 10 persen. Penurunan dimulai libur Natal dan tahun baru harus rapid test kemudian ditambahi PPKM akhirnya masyarakat khawatir,” kata Aziz.

Aziz mengatakan, sebagai siasat agar tidak sepi pengunjung mereka mengobral harga kamar hingga 50 persen. Jurus lainnya, yang disiapkan adalah paket terusan wisata. Harganya dibandrol Rp550 ribu plus dua tiket. Pengunjung bisa memilih berlibur ke Hawai Waterpark atau Malang Night Paradise.

“Kalau dilihat okupansi ada kenaikan diiringi kenaikan harga kamar. Karena sepi, pemotongan harga kamar dibanding harga masa pandemi kemarin sekitar 50 persen. Kami akhirnya harus mencari akal agar tetap eksis. Salah satunya menyediakan paket terusan wisata plus gratis pengantaran,” papar Azis. [luc/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar