Ekbis

HIPMI Kota Kediri Cetak Pengusaha Muda dari Kalangan Mahasiswa

Bersama Peserta Seminar Sesi 1 dengan Pengurus BPC HIPMI Kota Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Untuk mengembangkan dan mewujudkan peran serta dalam membangun jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Kediri membuat terobosan baru. Mereka berusaha menciptakan wirausaha muda baru dari kalangan mahasiswa. Caranya dengan membentuk HIPMI Perguruan Tinggi (PT) di sejumlah kampus yang menjadi incubator bisnis.

“Kita lantik adik – adik mahasiswa, supaya membentuk HIPMI PT seperti di IIK Strada Indonesia ini, agar ke depan kami di PBC HIPMI Kota Kediri bisa menjadi mentor, sekalgus membuat incubator bisnis. Kita dampingi mereka. Bahkan kalau idenya menarik dan bisa bekerjasama, kita siap memberikan modal, supaya mereka lebih berkembang,” kata Alvian D. Putra, S.IP., M.I, Ketua Umum BPC HIMPI Kota Kediri saat mengukuhkan pengurus HIPMI PT di Kampus IIK Strada Kediri.

Ada 12 orang pengurus di tubuh HIPMI PT IIK Strada Indonesia Kediri. Mereka berasal dari para mahasiswa ilmu kesehatan. Kepengurusan tersebut selama 1 tahun regenerasi. Melalui pembentukan HIPMI PT tersebut diharapkan dapat memunculkan embrio lahirnya wirausahawan baru.

“Mereka bisa memberikan dampak, trical dwon efeks atau istilahnya memiliki perembesen. Setidaknya dari 12 pengurus awal, nanti bisa membuat agenda supaya memunculkan enterpreneur muda, pengusaha – pengusaha muda. Mereka akan kita tarik ke event-event HIPMI, seperti ngobrol inspiratif atau NGOPI, kemudian mengadakan seminar, seperti membuat bisnis model kanvas. Dan kemudian ke depan kami membuat agenda kompetisi model bisnis, perlombaan membuat proposal bisnis. Siapa yang proposalnya menarik akan mendapatkan bosnus tertentu,” jelas pengusaha muda yang juga menekuni trainer hypnotherapi ini.

Selain mengukuhkan pengurus HIPMI PT IIK Strada Indonesia Kediri, BPC HIPMI Kota Kediri juga mengadakan seminar kepada 300 orang mahasiswa. Temanya Seminar Enterpreneur BE CREATIVEPRENEUR IN 4.0 INDUSTRY. Seminar ini untuk mempersiapkan mahasiswa dalam memasuki perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat dan cepat. Era dimana bisnipun juga harus ikut berubah.

“Harapan saya, IIK Strada Indonesia ke depan bisa memunculkan pengusaha-pengusaha muda, mereka yang mempunya ide-ide yang hebat dan inovasi yang hebat. Seperti di acara seminar ini ada sekitar 300 an orang mahasiswa ketika kami tanya, mereka ingin mengaku untuk melangkah maju, memulai usaha, mengaku keterbatasan modal yang pertama. Padahal bisnis tidak melulu membutuhkan modal besar. Modal kecil pun ketika bisnis planning jelas, strategi mateng juga bisa besar,” imbuh Alvian.

Dalam seminar ini menghadirkan tiga orang pemateri dari HIPMI Kota Kediri. Pertama adalah Alfian sendiri. Kemudian, Yohan Mandala W. S.E., MM (Founder Pride Coffe And Kitchen) dan Nungky Manumayasa (Founder Because Of Mie). Adapun materi yang diberikan seputar strategi marketing, dan menciptakan peluang usaha melalui ide-ide kreatif.

“Kami berikan materi tentang strategi marketing, bagaimana menciptakan peluang usaha yang ide – ide kreatiff. Karena sekarang kalau kita tidak kreatif, konten – konten marketing tidak bisa viral, kita akan kalah. Kita harapkan mahasiswa memiliki modal dalam menyusun copy writing yang bagus, menyusun konten marketing yang bagus, kemudian dari sisi foto produknya yang memiliki sebuah nilai yang diangkat ketika memprpmosikan produknya, seperti kemarin ada yang jualan bunga, produk minuman yang mengangkat hidup sehat itu penting,” bebernya.

Seminar Enterpreneur BE CREATIVEPRENEUR IN 4.0 INDUSTRY ini sendiri sejalan dengan program di Kampus IIK Strada Indonesia Kediri. Dimana, di kampus ilmu kesehatan ini juga memiliki mata kuliah tentang kewirausahaan. Sehingga dapat bersinergi. Bahkan, ternyata kegiatan tersebut dapat dihitung secara SKS dan dianggap sebagai kuliah tamu.

Sementara itu, menurut Alvian besar harapan kepada mahasiswa yang tergabung dalam kepengurusan HIPMI PT akan menjadi incubator bisnis. Mereka akan dilibatkan dalam event-event BPC HIPMI Kota Kediri yang berkaitan dengan wirausaha. Mereka dapat mengikuti program rutin NGOPI HIMPI (Ngobrol Inspiratfi) setiap dua minggu sekali. Dimana, dalam kegiatan tersebut, selain dari HIPMI, pembicaranya datang dari wirausahan yang sudah berkembang.

Menurut Alfian, BPC HIPMI Kota Kediri telah membentuk HIPMI PT di dua kampus yang ada di Kota kediri yaitu di Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri dan IIK Strada Indonesia. Kedepan, pihaknya akan membentuk HIPMI PT kembali di Kampus Universitas Kadiri (UNIK) Kediri dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri. Adapun targetnya, minimal membentuk kepengurusan pada lima perguruan tinggi di Kota Kediri, dan membuat incubator yang sesungguhnya dalam mencetak pengusaha muda dari lingkup perkuliahan.

Terpisah, Rektor IIK Strada Indonesia Dr. (PH) Sandu Siyoto, SKM., M.Kes mengatakan, seminar atau kuliah tamu yang diberikan HIMPI Kota Kediri sejalan dengan program kampus untuk mengembangkan bakat dan talenta mahasiswa sesuai personalisasi. Hal tersebut juga mendukung adanya Program Kampus Merdeka yang digagas oleh IIK Strada Indonesia menyambut era industri 4.0.

“Kenapa HIPMI datang ke kampus ini?. Sebab, dari hasil mapping menunjukkan angka cukup siginifakn, ternyata anak – anak akan sukses sesuai zamannya. Mereka ada tertarik dunia enterpreneur, meskipun dari begroundnya ilmu kesehatan. Sehingga talenta itu harus kita berikan ikim yang subur, meskipun begroundnya kesehatan. Maka kita datangkan narasumber yang tepat,” ungkap Dr. (PH) Sandu, SKM.,Kes.

Dirinya meyakini bahwa kompetensi dan sukses tidak tergantung pada latar belakang pendidikan. Sebab, banyak orang yang sukses dan hebat ternyata tidak linier dengan pendidikan yang dimiliki. Sementara itu, di Kampus IIK Strada Kediri ini, juga ada mata kulihan pilihan seperti enterpreneur, yang disesuaikan dengan pilihan mahasiswa. [nm].

Apa Reaksi Anda?

Komentar