Ekbis

HIPMI Fest Jadi Ajang Promosi Produk Jatim hingga Solusi Berbisnis

Surabaya (beritajatim.com) – Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusah Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur terus bergerak mendorong pemulihan ekonomi. Salah satunya lewat “HIPMI Fest, Virtual Expo” yang digelar selama sebulan penuh mulai tanggal 24 Maret hingga 24 April 2021. HIPMI Fest juga digelar dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) HIPMI ke-XIV.

Ketua Panitia Musda ke-XIV BPD HIPMI Jatim, Ahmad Salim Assegaf mengatakan Expo Virtual yang bisa diakses melalui web himpifest ini menyajikan berbagai program unggulan anggota HIPMI Jatim, sharing session, business forum, dan kompetisi e-sport.

“Harapan kami, HIPMI Fest ini bisa menjadi wadah bagi pelaku usaha, khususnya anggota BPC HIPMI se-Jatim untuk memasarkan produk mereka, selain juga bisa memberikan motivasi serta jejaring,” ujar Ahmad di Surabaya, Jumat (26/3/2021).

Ketua Umum HIPMI Jatim Demisioner, Mufti Anam mengungkapkan, Hipmi Fest adalah sebuah karya BPD HIPMI Jatim yang didedikasikan untuk pengusaha muda yang ada di BPC HIPMI di seluruh kabupaten/kota di Jatim.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap teman-teman pengusaha mulai terbiasa dengan digital marketing. Karena satu-satunya strategi yang mampu menyelamatkan di saat pandemi adalah penerapan teknologi digital di seluruh lini bisnis,” ujar Mufti Anam.

Sementara itu, Panitia Pelaksana HIPMI Fest Yusuf Karim Ungsi mengatakan, kegiatan ini adalah upaya HIPMI Jatim untuk memberikan pemahaman kepada pengusaha muda tentang bagaimana menggunakan platform digital dalam berbisnis.

“Dan ketika kami telah masuk, ternyata keinginan tersebut tidak semudah membalikkan tangan. Perubahan mindset harus benar-benar dilakukan sebab masih banyak pengusaha yang berfikir sangat sederhanadan terkesan cuek dengan teknologi. Kita berikan bimbingan. Kita gandeng e-commerce Shopee untuk memberikan pelatihan sebelum pameran dan sudah empat kali pelatihan digelar,” tambahnya.

Pelatihan yang diberikan terkait tentang bagaimana cara mulai membuat akun, cara agar tampilan produk manarik hingga menjadi star saller. Intinya, pelatihan dilakukan agar pengusaha di daerah bisa memanfaatkan platform e-commerce untuk meningkatkan penjualan. Ada sekitar 200 hingga 300 UMKM yang ikut dalam pameran.

“HIPMI Fest menjawab tiga persoalan yang dikeluhkan UMKM. Pertama, peningkatan mutu produk. Kedua, pemasaran. Ketiga, pendanaan karena kami juga bekerjasama dengan beberapa perbankan,” ungkap Yusuf.

Menurutnya, program HIPMI Fest ini adalah program kerja di akhir kepemimpinan Mufti Anam dan menjadi PR pertama bagi kepengurusan Ketua Umum terpilih, Rois Sunandar Maming. “Ini kebiasaan baik yang harus diteruskan. Artinya ada sebuah kegiatan yang bisa menggabungkan antara kepengurusan lama dan kepengurusan baru dengan melibatkan seluruh BPC. Kegiatan ini tidak terhenti hanya sampai pameran selesai. Pendampingan akan terus kami lakukan dan kami sudah melakukan pembicaraan dengan Kadin Jatim bekerjasama dalam program Export Center Surabaya,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam kegiatan sharing business, Rois Sunandar Maming berjanji akan membawa HIPMI Jatim lebih maju dan modern. Ia akan melakukan konsolidari internal dan penataan data agar terintegrasi dalam sebuah big data yang bisa diwariskan kepada kepengurusan setelahnya.

“Semua harus berkembang dan maju bersama. Setiap Ketua Bidang harus mampu berkembang, harus bisa berbicara di depan publik dan harus memiliki satu kegiatan besar serta satu kegiatan kecil. Saya ingin semua bisa berkembang bersama-sama. Tidak perlu harus menjadi Ketum untuk menjadi yang terbaik, kamu akan jadi apapun ketika kamu melakukan yang terbaik, termasuk teman-teman di BPC” tandasnya.

Ia juga berharap, HIPMI Jatim akan menjadi wadah bagi seluruh pengusaha. Tidak hanya pengusaha besar saja, tetapi juga untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya yang ada di daerah. “Pengusaha tidak hanya jumlah, tetapi juga berkualitas,” pungkasnya. [rea/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar