Ekbis

Hari Kesembilan Bulan Ramadan, Harga Daging di Gresik Naik, Ayam Potong Turun

Wabup Gresik Aminatun Habibah (Bu Min) didampingi Kadis Koperindag Agus Budiono (kiri) saat sidak memantau harga di Pasar Baru Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Memasuki hari kesembilan Bulan Ramadan 1442 H, sejumlah harga bahan pokok masih ada mengalamai kenaikan. Salah satu di antaranya adalah daging. Di Pasar Baru Gresik, harga daging masih kisaran Rp 100 ribu per kilonya. Padahal, harga normal Rp 95 ribu per kilo.

Harga ayam potong malah mengalami penurunan. Di pasar harga bahan pokok ini Rp 38 ribu per kilo. Sebelumnya, menjelang Bulan Ramadan sempat naik Rp 40 ribu per kilo.

Terkait dengan fluktuasinya kedua harga bahan pokok itu. Wabup Gresik Aminatun Habibah (Bu Min) didampingi Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Agus Budiono melakukan inspeksi mendadak, atau sidak di pasar swalayan maupun pasar.

“Sidak kami ini dalam rangka melihat perkembangan harga di supermarket maupun di pasar. Rata-rata harganya stabil dan ada yang turun,” ujar Wabup Gresik Bu Min, Rabu (21/04/2021).

Lebih lanjut Bu Min mengatakan, selain memantau harga di pasar. Dirinya bersama instansi terkait juga memantau barang kebutuhan pokok yang diperjualbelikan di pasar swalayan.

“Di tempat itu, kami memantau apakah barang yang dijual sesuai aturan yang ada atau sebaliknya kadaluarsa dan rusak,” katanya.

Dengan masih stabilnya harga kebutuhan pokok ini lanjut dia, kasus Covid-19 segera berakhir. Sehingga, ekonomi di Gresik bisa bangkit lagi, serta perputaran uang semakin tinggi yang nantinya berimbas normalnya ekonomi.

Sementara Kadiskoperindag Gresik, Agus Budiono menyatakan selama Bulan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri. Stok kebutuhan bahan pokok relatif masih aman, dan cukup.

“Stoknya masih sangat cukup, hal ini ada beberapa bahan pokok ada yang mengalami penurunan,” ungkapnya.

Saat ditanya penegak protokol kesehatan (Prokes) di Pasar Baru masih kurang baik. Dikatakan Agus Budiono terkait dengan ini pihaknya akan menyampaikan ke Satpol PP agar menerjunkan anggotanya guna menertibkan pedagang yang mengabaikan prokes.

“Setiap hari nanti akan dipantau terus. Kalau ada pedagang maupun pembeli tidak mengenakan masker wajib ditegur,” pungkasnya. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar