Ekbis

Harga Tembakau Kasturi di Jember Anjlok

Jember (beritajatim.com) – Harga tembakau kasturi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, anjlok. Petani juga menghadapi persoalan kemarau panjang.

Abdurrahman, tokoh petani asal Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, mengatakan, harga daun tembakau petik pertama dalam kondisi setengah kering dan gagang tetap hijau dihargai Rp 18 ribu per kilogran. “Daun kepala yang justru paling super, harganya Rp 12.500 per kilogram. Jadi sudah tidak logis. Daun bawah lebih mahal daripada daun kepala,” katanya.

Abdurrahman tidak tahu mengapa harga daun tembakau anjlok. “Kami belum tahu persis. Cuma prediksinya memang ada faktor itu (produksi tembaku berlebih). Ada lagi faktor pemberitaan cukai rokok naik hingga 23 persen. Itu dugaan. Kami belum tahu persis,” katanya.

Harga bukan satu-satunya persoalan. “Kalau bicara cuaca, ada positif dan negatif. Positifnya mutu tembakau bagus tapi daun tembakau kurang berisi karena tanah terlalu kering. Tembakau terlalu panjang. Ini membuat bobot daun berkurang turun 30 persen,” kata Abdurrahman.

Supardi, petani Desa Sukosari, Kecamatan Sukowono, mengaku sebagai petani plasma yang bermitra dengan gudang tembakau milik perusahaan rokok. Namun beberapa hari belakangan pengiriman tembakaunya ke gudang tertunda terus. Penundaan mempengaruhi harga karena terus turun. (wir/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar