Iklan Banner Sukun
Ekbis

Harga Telur Turun, Pakan Naik, Peternak Ayam Ponorogo Menjerit

Ponorogo (beritajatim.com) – Peternak di Ponorogo mengeluhkan harga telur tak kunjung mencapai harga idealnya. Pasalnya, saat ini harganya menurun drastis menjadi Rp 15.000 per kilogram. Padahal untuk harga idealnya, harga telur harus diangka Rp 20.000.

“Patokan harga untuk peternak itu dari Magetan hari ini harganya Rp 15.000 per kilogramnya,” kata Kusmono, salah satu peternak di bumi reyog, Rabu (22/9/2021).

Keadaan itu juga diperparah dengan harga pakan yang melonjak tinggi. Jagung yang normalnya seharga Rp 4.000 per kilogram, saat ini naik menjadi Rp 6.000. Untuk bekatul juga naik, jika biasanya Rp 3.000, harga sekarang menjadi Rp 4.900.

“Karena harga bahan pakan seperti jagung dan bekatul yang naik tinggi, akhirnya beli pakan yang jadi dari pabrik,” katanya.

Mono sapaan akrab Kusmono menyebut bahkan keadaan seperti ini sudah terjadi sejak 2 bulan yang lalu. Kalau kondisi seperti terus menerus terjadi, para peternak pasti akan gulung tikar.

Peternak Ayam Ponorogo

 

“Kalau saya saat ini masih bertahan, pakan ternaik dicarikan dari menggadaikan BPKB. Sambil berharap harga akan kembali ideal dan stabil,” katanya.

Mono bercerita bahkan ada teman peternak lain yang terpaksa mengobral ayamnya, padahal ayam tersebut masih produktif. Hal itu dilakukan untuk menutup kerugian yang dialami saat ini.

“Peternak hari-hari ini pasti mengalami kerugian. Harga telur turun tapi harga pakan naik. Ada peternak malah yang mengafkhirkan ayamnya, meski masih produktif. Ya karena tidak pengen rugi terus menerus,” pungkasnya. (end
/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar