Iklan Banner Sukun
Ekbis

Harga Migor Kemasan Mahal, Warga Ponorogo Serbu Migor Curah

Suasana antrian minyak goreng curah di salah satu toko di jalan Ahmad Dahlan. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Harga minyak goreng kemasan kini tidak lagi disubsidi oleh Pemerintah. Akibatnya, harganya kembali tinggi lagi. Sebelumnya saat disubsidi dipatok harga Rp 14.000 per liternya, kini harganya sudah diatas Rp 20.000. Alhasil, warga pun kelimpungan dengan kenaikan harga tersebut.

Minyak goreng kemasan yang kini kelewat mahal, membuat masyarakat beralih ke minyak goreng curah. Pasalnya, saat ini minyak goreng curah tersebut, harganya lagi disubsidi oleh Pemerintah. Masyarakat bisa membeli minyak goreng curah ini dengan harga eceran tertinggi (HET) senilai Rp 15,500 per satu kilogramnya.

Di Ponorogo, wartawan beritajatim memantau salah satu toko distributor minyak goreng curah di jalan Ahmad Dahlan Kelurahan Nologaten. Di sana nampak puluhan warga rela antre untuk mendapatkan minyak goreng curah tersebut. Meski suasana mulai hujan, tak membuat warga berhamburan. Malahan warga tetap rela mengantre, hingga satu per satu mendapatkan minyak goreng curah.

Antrian puluhan warga membeli minyak goreng curah itu pun mendapatkan tinjauan dari Kapolres Ponorogo AKBP Catur C. Wibowo. Dalam pantauan orang nomor satu di Polres Ponorogo, Ia mengeklaim bahwa stok minyak goreng di Ponorogo masih aman. Sebab, stok minyak goreng curah di salah satu toko di Jalan Ahmad Dahlan masih ada 12 ribu liter. “Saya cek di toko, minyak goreng curah masih aman tidak ada kelangkaan,” ungkap Catur, Selasa (22/3/2022).

Dalam pantauan itu, Kapolres juga tidak mendapati adanya kenaikan harga. Untuk minyak goreng curah, HET-nya adalah Rp15. 500. Catur juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan panic buying. Sebab, minyak goreng curah di Ponorogo dipastikan masih tersedia. “Tidak usah panic buying, tidak usah bingung dan teriak-teriak, karena minyak goreng curah masih tersedia,” pungkasnya. (end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar