Ekbis

Harga Migor Curah di Pasaran Naik, Wagub Emil Sidak ke PT WNI

Gresik (beritajatim.com) – Imbas melonjaknya harga minyak goreng (Migor) curah di Jawa Timur, mendapat perhatian khusus dari Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak. Mantan Bupati Trenggalek itu langsung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke produsen minyak goreng PT Wilmar Nabati Indonesia (WNI) yang berlokasi di Gresik.

Dalam sidak tersebut, Wagub Emil didampingi oleh tim Satgas Pangan serta Direktur PT WNI Saronto Soebagyo. Seperti diketahui, saat ini harga minyak goreng kemasan di pasar Rp 12.286 per liternya. Sedangkan harga minyak goreng curah pada tahun ini, sudah ada dua kali kenaikan harga di Gresik.

“Memang ada penyesuaian harga karena ada kenaikan harga bahan baku. Kami sudah konsultasi dengan Kementrian Perdagangan. Harga tendensi CPO permintaan meningkat cukup signifikan,” paparnya, kepada wartawan, Selasa (21/1/2020).

Pihaknya melakukan pemantauan harga yang diberikan ke distributor. Harga dari distributor hingga ke konsumen. Kemudian, kebutuhan minyak goreng terhadap total belanja rumah tangga secara keseluruhan. “Kami juga tidak ingin memancing kenaikan latah dari komoditas lain. Karena komoditas lain tidak punya alasan naik,” terangnya.

Minyak goreng, lanjut Emil, bagi masyarakat daya beli terbatas, akan lari ke minyak goreng curah. Padahal, harga minyak goreng curah juga naik. “Ada kecurigaan minyak goreng curah naik lebih mahal daripada harga kemasan. Kami akan melakukan tes market harga kemasan seperti ini,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan migor curah. Rencananya, Pemprov Jatim melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan menjual migor kemasan bantal di pasar. Kendati produk tersebut baru dijual di wilayah Indonesia timur.

Tujuannya akan digelontorkan migor kemasan bantal, agar masyarakat membeli dengan kemasan lebih higienis. Kemudian harga curah tidak naik lebih dari produksi. “Adanya migor kemasan batal ini paling tidak, bisa mengkoreksi harga migor curah yang tidak proposional. Sebab, kenaikan tersebut sangat terasa kenaikannya,” pungkas Emil. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar