Iklan Banner Sukun
Ekbis

Harga Cabai Rawit di Magetan Merangkak Naik, Tembus Rp50 Ribu per Kg

Harga cabai di Magetan mengalami kenaikan

Magetan (beritajatim.com) – Harga cabai rawit di Pasar Sayur Magetan sudah tembus Rp50 ribu per kilogram. Angka tersebut naik Rp15 ribu dari harga sebelumnya.

Kondisi ini diduga akibat produksi cabai yang terganggu cuaca buruk. Akibatnya, pasokan cabai di pasaran mengalami penurunan dan memicu kenaikan harga.

Salah satu pedagang cabai di Pasar Sayur Magetan, Suti, mengungkapkan harga rawit merupakan tertinggi dibandingkan jenis cabai lainnya. Kenaikan harga disebabkan turunnya produksi cabai dari para petani akibat cuaca buruk.

“Kenaikan cabai rawit sejak seminggu ini. Harga awal Rp35 ribu naik bertahap menjadi Rp50 ribu per kilogramnya sekarang. Untuk cabai keriting hanya naik Rp5.000 menjadi Rp35 ribu. Cabai merah besar Rp40 ribu menjadi Rp45 ribu,” katanya kepada beritajatim.com, Sabtu (21/05/2022).

Suti menyebut, selain tiga jenis cabai yang naik, bawang merah juga naik dari sebelumnya Rp28 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogramnya. Untuk harga bawang putih justru turun dari Rp22 ribu menjadi Rp18 ribu per kilogramnya.

“Naiknya bawang merah ini akibat belum masuk musim panen. Stok di pasar sedikit permintaan banyak,” jelasnya.

Para pedagang berharap harga cabai rawit tidak terus meroket. Pengalaman yang dia dapat, sekali naik akan sulit turun hingga tembus Rp100 ribu per kilogram tahun lalu. Selain modal membengkak, sangat beresiko tak laku karena sepi pembeli.

“Iya kulakannya kan berat butuh modal banyak bila cabai mahal. Selain itu belum risiko busuk dan berat cabai susut tiap harinya,” ungkapnya.

Harga cabai yang normal di angka Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram. Selain itu bila harganya stabil juga tidak memberatkan konsumen maupun pedagang.

“Semoga cuaca kembali membaik, harga cabai kembali ke harga normal,” pungkasnya. (fiq/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar