Iklan Banner Sukun
Ekbis

Harga Cabai di Gresik Mulai Turun

Gresik (beritajatim.com) – Harga cabai rawit di sejumlah pasar di wilayah Gresik mulai turun. Semula harga cabai sempat mencapai Rp 90 ribu perkilo pada akhir tahun lalu, namun saat ini akibat curah hujan yang cukup tinggi mulai merosot tajam.

Berdasarkan catatan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Usaha Mikro Gresik, harga cabai rawit berada di kisaran Rp 80 ribu perkilonya. Namun, minggu pertama 2022 turun menjadi Rp 70 ribu. Hari ini Senin (6/1) kembali turun di angka Rp 42 ribu per kilogram, atau turun sekitar Rp 24 ribu dari hari sebelumnya.

Imbas merosotnya harga cabai rawit, membuat sejumlah pedagang di Pasar Gresik mulai menambah stok dagangannya meski tidak secara langsung.

Salah satu pedagang yakni Wahyu (50) menuturkan, dirinya mulai menyetok cabai lebih banyak. Yakni 15 kilo perharinya. “Biasanya saya mengambil setok sekitar 20 kilogram karena harga sudah mulai turun,” tuturnya.

Terkait dengan penurunan harga ini, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindag Pemkab Gresik Agus Budiono mengatakan, penurunan harga cabai ini salah satunya karena paska hari besar. Meski demikian, dirinya menyebut harga saat ini masih diambang batas karena pengaruh musim. “Harga normalnya dibawah Rp 20 ribu. Karena cuaca masih mempengaruhi stok cabai,” katanya.

Ia menambahkan, mengenai harga komoditas di pasar. Dirinya aktif memantau harga komoditas terutama cabai di pangsa pasar Jawa Timur. Malahan terus menjalin komunikasi dengan asosiasi petani cabai Jawa Timur terkait ketersediaan stok barang. “Meski harga sudah turun, kami terus memantau stok dan harga di pasar agar harga tetap stabil,” tandasnya. [dny/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar