Iklan Banner Sukun
Ekbis

Harga buah di Pasuruan Masih Normal Jelang Maulid Nabi

Pasuruan (beritajatim.com) – Saling mengirimkan parcel buah menjadi tradisi di Pasuruan saat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Alhasil, pedagang buah selalu kebanjiran pesanan menjelang Maulid Nabi Muhammad SAW yang tahun ini jatuh pada 19 Oktober.

Salah satunya, Yusuf, pedagang buah di Pasar Dalam Kebonagung jalan Panglima Sudirman Kota Pasuruan. Ia selalu menyiapkan buah segar saat menjelang Maulid Nabi. Mulai dari buah Apel, Buah Pir, buah Jeruk, buah Naga, dan buah Pisang.

“Menjelang Maulid Nabi pedagang buah selalu dibanjiri oleh pembeli. Pembeli yang datang pun tak hanya dari wilayah Kota Pasuruan, namun banyak orang dari Kabupaten Pasuruan datang kesini untuk membeli buah segar,” jelasnya saat di temui tim beritajatim.com Jumat (15/10) pagi.

Meskipun minat pembeli sangat besar tahun ini, namun harga buah di Pasar Dalam Kebonagung masih tetap normal. Hal ini disebabkan buah yang tersedia di pusat masih belum menipis dan harga masih normal.

Menurut Yusuf, harga buah tahun ini tidak sampai mengubah harga. Sedangkan biasanya saat menjelang Maulid Nabi, harga jual buah bisa berganti dan naik sampai 2 kali lipat.

“Untuk tahun ini tidak ada kenaikan harga, melainkan harga normal seperti biasa dan buah segar yang tersedia masih banyak. Karena saya sendiri juga selalu memilih buah dari tiga lokasi yakni Porong, Surabaya, dan Malang,” Pungkasnya.

Harga buah saat ini di Pasar Dalam Kebon Agung berkisar 15.000 sampai dengan 45.000. Stok yang tersedia juga banyak dan lengkap. “Pir Fuji stok baru dengan harga 15 ribu rupiah perkilo, buah Naga eceran 15 ribu rupiah, Jeruk Kuning perkilo 35 sampai 50 ribu rupiah, Pisang Cavendish 25 ribu perkilo, Melon Super perkilo 15 ribu rupiah, dan Kelengkeng perkilo 45 ribu rupiah,” jelas Yusuf sambil menunjukkan koleksi buahnya.

Penjual buah di Pasar Dalam Kebonagung ini selalu di buat rujukan bagi pembeli. Selain harganya yang murah buah yang ada juga masih segar. Seperti halnya Leli yang setiap tahunnya selalu berbelanja buah di Pasar Dalam Kebonagung untuk persiapan Maulid Nabi.

“Sebentar lagi kan mau Maulid Nabi, warga Pasuruan selalu membeli buah untuk parcel. Kalau saya selalu berbelanja di sini, selain harganya yang murah buah di sini juga segar,” ujar Leli. (ada/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar