Ekbis

Gus Yani: Revitalisasi UMKM Agar Bisa Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Ketua DPRD Gresik H Fandi Akhmad Yani (Gus Yani-Kanan) saat mengunjungi sentra UMKM pengrajin masker.

Gresik (beritajatim.com) – Pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum berakhir membuat semua sektor ekonomi termasuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terpuruk. Untuk itu, guna membangkitkan sektor ekonomi rakyat tersebut, Ketua DPRD Gresik, H.Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) mempunyai ide supaya ada revitalisasi UMKM. Langkah ini diambil agar sektor itu bisa bangkit lagi ditengah pandemi Covid-19.

Menurut Gus Yani, revitalisasi UMKM adalah kunci untuk menghidupkan kembali ekonomi masyarakat Gresik guna menjaga stabilitas ekonomi.

“Melalui revitalisasi itu, saya yakin UMKM di Gresik bisa bertahan dan manpu bangkit kembali meski ada pandemi Covid-19,” ujarnya, Senin (13/07/2020).

Catatan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik, jumlah UMKM tahun 2019 ada 176.221. Dari jumlah itu, sektor UMKM memberi konstribusi sektor tenaga kerja 1.305.886 per Juni 2020.

Gus Yani menambahkan, selama pandemi Covid-19 sektor UMKM mengalami masa sulit dengan menurunnya penjualan. Kendala permodalan, logistik yang tidak lancar, hingga acaman gagal bayar yang berpotensi bermasalah pada sektor keuangan.

“Ada tiga gagasan terkait dengan revitalisasi UMKM di Gresik. Pertama, dukungan insentif dan paket kebijakan yang tepat sasaran. Kedua, tercukupnya kebutuhan bahan baku, dan ketiga digitalisasi produk. Ketiga elemen itu diharapkan bisa membangkitkan UMKM,” imbuhnya.

Selama ini kata dia, kendala utama yang dihadapi UMKM di masa pandemi Covid-19 ada di tiga elemen itu. Contohnya, masih kurangnya dukungan insentif serta regulasi pemerintah. Selain itu, terganggunya pasokan bahan baku. Misalnya, sentra pengrajin songkok yang bahan bakunya masih seperti kain
dan beludru masih impor dari negara lain.

Belum meleknya pelaku UMKM terhadap digitalisasi IT juga menjadi kendala. Padahal, digitalisasi tersebut bisa dimanfaatkan untuk berinovasi serta menjual produknya melalui pemanfaatan teknologi meski ada pandemi Covid-19.

“Adanya era digitalisasi IT bisa dimanfaatkan pelaku UMKM menjual produknya serta mengenali customer based-nya,” kata Gus Yani.

Selain gagasan diatas, politisi dan pengusaha muda itu menjelaskan dengan memperbanyak daya beli UMKM, serta koperasi sangat penting dilakukan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Langkah cepat yang harua dilakukan perbanyak berinovasi dan memanfaatkan teknologi itu kunci utamanya agar UMKM bisa bertahan,” tandasnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar