Iklan Banner Sukun
Ekbis

Gus Fik Beri Tips Jadi Trader di Tengah Pandemi Covid-19

Gus Fik Beri Tips Jadi Trader di Tengah Pandemi Covid-19

Gresik (beritajatim.com) – Founder Komunitas Gresikbaik, Rachmad Rofik atau akrab disapa Gus Fik, memberikan tips bagi trader pemula (Valuta Asing) di tengah pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum berakhir.

Menurut Gus Fik, menjadi seorang trader tidak memerlukan ijazah sesuai kualifikasi. Namun, cukup memiliki modal minimal dan gadget yang terpasang aplikasi ‘Meta Trader’ dan siap melakukan transaksi.

Pada dasarnya, lanjut Gus Fik, menjadi trader itu gampang-gampang susah. Masalahnya, dengan mudahnya bertransaksi valuta asing secara global. Tapi, jika tidak diiringi dengan kemampuan dan keterampilan psikologi yang mumpuni, membuat trader pemula terdepak keluar dari arena dan modalnya bisa hilang seketika.

“Margin call (MC), merupakan sebuah kondisi populer kekalahan para trader pemula. Sudah tidak terhitung jutaan trader merana karena modalnya hilang seketika, karena salah dan kurangnya dalam memahami dan mengantisipasi pergerakan pasar valuta asing yang tidak terduga,” ujarnya, Senin (19/07/2021).

Gus Fik menjelaskan, besarnya volume likuiditas di pasar valas. Ibaratnya samudra keuangan yang jika terjun ke dalamnya, tanpa memiliki pengalaman. Sama ibaratnya ingin menjaring paus dengan kail apa adanya.

“Mustahil berhasil sebaliknya malah terjungkal tenggelam. Sama dengan menyelam ke dasar samudra ingin mencari mutiara, namun oksigen yang dibawanya tidak mencukupi untuk sampai ke dasar samudra,” urainya.

Ia menambahkan, dalam mengarungi bisnis valas menerapkan sebuah teknologi dan algoritma ilmiah berdasarkan ilham dari ayat-ayat suci Al-Quran yang jarang diketahui banyak orang. Padahal, dari situlah bisa dibedah bagaimana menjadi trader yang mumpuni.

“Ilmu dan skill ini adalah ilham hasil riset ratusan ribu jam. Yang ternyata hasilnya memang tidak bertentangan dengan hukum alam, bahwa kesabaran adalah kunci dari kejeniusan dalam berdagang,” kata Gus Fik yang mempunyai Wisefx Trading System.

Wisefx Trading System, besutan Gus Fik, warga Desa Sekapuk, Kecamatan Ujung Pangkah, Gresik ini sudah mengantongi hak paten merek dan hak cipta selama 25 tahun. Riset dalam kurun waktu ratusan hari ini membuahkan solusi nyata di masa pandemi.

Rumus dan formula trading anti margin call (anti ludes) karya Gus Fik susah di copy paste, karena ada satu elemen dan unsur krusial yang tidak semua trader bisa mengaplikasikannya, kecuali mereka yang sudah berada dalam sistem Wisefx yang tahu dengan mata kepala mereka sendiri ketangguhan sistem ini.

Dengan inkam pribadi rata-rata diatas puluhan juta sebulan, Gus Fik yakin jika sistem ini bisa menjadi solusi nyata di tengah pandemi covid-19, asalkan kriteria dan syaratnya terpenuhi.

Bahkan harapan besar Gus Fik, jika diundang untuk mempresentasikan sistem ini dihadapan pihak terkait dan Presiden RI Joko Widoso sekalipun, Gus Fik siap melakukannya.

“Demi nusa dan bangsa agar segera bisa mentas dari krisis ekonomi di saat pandemi Covid-19,” pungkas Gus Fik. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar