Ekbis

Gunakan Varietas Inpari 32, Panen Raya Padi Kelompok Tani di Mojokerto Meningkat

Petani dari Kelompok Tani Manunggal 1 Deaa Sumengko,Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto saat memanen tanaman padi

Mojokerto (beritajatim.com) – Hasil panen raya padi Kelompok Tani Manunggal 1 Desa Sumengko, kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto meningkat dibanding tahun sebelumnya. Dari total luas lahan 50 hektar, bisa memanen padi sebanyak 12 ton atau meningkat 2 tin dari tahun sebelumnya yang hanya 10 ton.

Kelompok tersebut berhasil melaksanakan panen padi di total luas lahan 50 hektar, dengan didampingi oleh petugas Penyuluhan Pertanian Lapangan (PPL) Desa Sumengko, Siti Fatimah dan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (PPOPT) Kecamatan Jatirejo, Joko Purnomo.

PPL Desa Sumengko, Siti Fatimah mengatakan, jenis bibit padi yang ditanam oleh Kelompok Tani Manunggal 1 tersebut adalah Varietas Inpari 32. “Kelebihan bibit padi Varietas Inpari 32 adalah tahan dari berbagai penyakit tanaman, beras yang dihasilkan bersifat pulen, serta produktivitas tanamannya tinggi,” ungkapnya, Rabu (14/8/2019).

Masih kata Siti, keberhasilan Kelompok Tani Manunggal 1 dalam meningkatkan jumlah hasil panen adalah faktor cuaca yang mendukung para petani ketika menanam hingga memanen padi. Selain itu, pihaknya juga melakukan pendampingan bersama POPT Kecamatan Jatirejo.

“Tahun ini, kami mendapatkan bantuan berupa benih padi, pupuk organik, kapur pertanian, dan bio insektisida,” tegasnya.

PPOPT Kecamatan Jatirejo, Joko Purnomo menambahkan, selain faktor cuaca, keberhasilan komunitas petani dalam meningkatkan jumlah panennya adalah memberikan penyuluhan dan pendampingan tentang cara menggunakan sarana produksi pertanian yang baik dan benar.

“Kemarin kelompok petani kami tidak menggunakan Dolomit dan organik pada tanahnya kurang terpenuhi. SelainĀ  jenis bibit padi yang ditanam juga ikut mempengaruhi. Untuk panen ini, kelompok tani menggunakan dolomit dan memilih jenis bibit padi yang berbeda,” jelasnya.

Hasilnya, jelas Joko, bulir padi terlihat penuh di pangkal padi. Untuk antisipasi gagal panen pada tahun selanjutnya, PPOPT Kecamatan Jatirejo dan PPL Desa Sumengko akan melakukan evaluasi terkait panen raya tahun ini. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar