Iklan Banner Sukun
Ekbis

Gubernur Jatim: Pameran MTQ Jadi Kebangkitan Ekonomi Masyarakat

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa (kiri) didampingi Bupati Pamekasan, Badrut Tamam saat meninjau Stand Batik di area Pemeran MTQ Jatim 2021 di Pamekasan.

Pamekasan (beritajatim.com)Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menilai keberadaan Pameran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX Tingkat Provinsi Jawa Timur 2021 di Pamekasan, berorientasi pada kebangkitan sektor ekonomi masyarakat.

Hal tersebut tidak lepas dari lusuhnya beragam sektor kehidupan masyarakat akibat pandemi Coronavirus Disease 2019, termasuk sektor ekonomi yang juga ikut terdampak. Sehingga keberadaan sejumlah jenis stand yang menjajakan beragam jenis produk dapat memberikan dampak positif.

Terlebih beragam jenis stand yang berada di arena pameran di Eks RSUD Pamekasan, Jl Kesehatan, sebagian besar merupakan stand para peserta program Wirausaha Baru (WUB) yang menjadi salah satu program prioritas Pemkab Pamekasan.

“Mengutip dari salah satu kata Jack Ma, bahwa prediksi di tahun 2030 nanti akan masuk ke sektor UMKM dalam jumlah yang sangat besar. Sekitar 80 persen ekonomi dunia akan dipengaruhi produk UMKM,” kata Gubernur Jatim, usai membuka Pameran MTQ Jatim, Rabu (3/11/2021) lalu.

Selain itu, keberadaan pameran tersebut juga diharapkan sebagai pertanda kebangkitan ekonomi masyarakat, khususnya produk UMKM di Pamekasan. “Pameran ini tentunya menjadi pertanda bengkitnya perekonomian warga Pamekasan,” ungkapnya.

Sementara Bupati Badrut Tamam menyebut ratusan produk UMKM hasil program WUB diperkenalkan ke publik bersamaan dengan ajang empat tahunan. “Memasarkan beragam produk UMKM ini sengaja kami lakukan karena menjadi salah satu target dari pelaksanaan MTQ Jatim 2021, yakni sukses di bidang ekonomi,” jelasnya.

“Ada 3 (tiga) hal yang harus dicapai dalam pelaksanaan ajang ini, di antaranya Reborn Ekonomi, Reborn Amaliyah dan mendorong untuk tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat di masa pandemi ini,” sambung bupati muda yang familiar disapa Mas Tamam.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan pameran tersebut dapat menjadi momentum memperkenalkan produk hasil UMKM peserta WUB. “Kami ingin pameran ini bisa mengenalkan produk unggulan Kabupaten Pamekasan, serta menjadi pertanda bangkitnya perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, ajang MTQ Jatim 2021 di Pamekasan bakal berlangsung selama 10 hari kedepan. Terhitung sejak Selasa hingga Kamis (2-11/11/2021) mendatatang. Sementara jumlah peserta terdaftar sebanyak 1.303 orang dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. [pin/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati