Iklan Banner Sukun
Ekbis

Gresik Matangkan Pembangunan Wilayah Selatan

Perbaikan dan pelebaran jalan menjadi salah satu fokus pembangunan Gresik bagian selatan. (Foto ilustrasi)

Gresik (beritajatim.com) – Rencana pengembangan wilayah perbatasan Gresik-Surabaya terus berlanjut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus mematangkan pembangunan wilayah selatan. Saat ini, akses jalan Gresik-Surabaya masih cenderung terbatas. Yakni memiliki lebar jalan yang kecil atau satu lajur saja di masing-masing ruas. Padahal, akses jalan yang kurang layak itu bisa menjadi penyebab terhambatnya laju ekonomi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Gresik Achmad Wasil menuturkan, saat ini jajaran OPD terkait pengembangan wilayah itu masih terus berproses. Rencana ini akan terus dimatangkan. Hal itu mengingat, selain semakin padatnya kawasan tersebut, sektor perekonomian menjadi salah satu pertimbangan.

“Kami sudah membentuk tim, ini sedang penyusunan rute. Pengembangan nanti di tahap awal akan fokus pelebaran jalan,” tuturnya, Rabu (22/06/2022).

Ia menjelaskan dengan fokus pelebaran jalan juga akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Pasalnya kemudahan akses transportasi secara otomatis bakal menggerakan para pelaku usaha di wilayah selatan yang saat ini sudah menjamur.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR) Gresik Achmad Hadi mengatakan, nantinya pelebaran jalan itu akan memanfaatkan fasilitas umum milik pengembang perumahan di sana. Untuk itu, pihaknya terus mematangkan koordinasi dengan para pengembang.

“Progres terakhir pengembangan wilayah selatan itu sampai proses singkronisasi trase atau jalur. Dalam tahap ini pemda melibatkan pengembang, OPD terkait dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) terkait tata ruang dan lahan sawah,” katanya.

Ia menambahkan, apabila proses berjalan lancar, pihaknya memperkirakan pada 2023 mendatang pekerjaan bisa mulai dilakukan.

“Saat ini doken seperti RTRW, RDTR, LP2B dan siteplan juga lagi disiapkan,” imbuhnya. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar