Ekbis

Grab Dorong UMKM Bangkit Lewat Ekonomi Digital

Surabaya (beritajatim.com)  –  Saat pandemi sektor UMKM ternyata tak mampu bertahan bahkan banyak yang gulung tikar. Namun bagi mereka yang bisa mengubah strategi pemasarannya dari yang biasanya berjualan di toko kini berubah menjadi online, mereka pun mampu bertahan bahkan beberapa malah berkembang pesat.

“Dan kami, Grab, berupaya menjadi jembatan antara UMKM dengan pelanggannya. Bukan sekadar mengantarkan produk UMKM pada pelanggan tetapi, kami melatih serta meningkatkan daya saing UMKM guna menghadapi ekonomi digital. Program ini mencakup pemberian iklan gratis bagi ribuan UMKM Surabaya, aplikasi untuk digitalisasi bisnis dan individu yang kehilangan pekerjaan melalui GrabMerchant dan GrabKios, serta sebuah portal khusus bagi UMKM agar bisa belajar dan mencari inspirasi,” ungkap Halim Wijaya, Head of East Indonesia Grab Indonesia.

Grab juga bekerja sama dengan pemerintah di berbagai kota Jawa Timur untuk memberikan pelatihan dan teknologi untuk persiapkan UMKM lokal dan pedagang tradisional masuk dalam ekonomi digital.

Berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, terdapat lebih dari 6,8 juta UMKM yang tersebar di 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur dengan 95% di antaranya merupakan usaha berskala mikro.

Usaha-usaha di Jawa Timur tersebut pun mampu menyerap hingga 11 juta tenaga kerja. Temuan Riset Center for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara juga mengungkapkan bahwa pekerja lepas dan UMKM yang didukung teknologi Grab berkontribusi sebesar Rp 8,9 triliun bagi perekonomian Surabaya pada tahun 2018 dan riset terbaru pada 2020, menunjukkan bahwa 23% responden mengaku bisa membuka lapangan pekerjaan bagi lebih banyak orang saat bisnisnya berkembang.

Hal ini menandakan bahwa digitalisasi menjadi sangat penting dalam membantu para UMKM untuk bangkit guna menjaga ketahanan ekonomi dan lapangan kerja, khususnya memasuki era new normal ini.

”Program #TerusUsaha sejalan dengan komitmen jangka panjang GrabForGood untuk membawa lebih banyak dampak positif dari teknologi untuk membantu UMKM lebih siap menyambut era tatanan kehidupan baru. Solusi digitalisasi yang dihadirkan ini kami percaya mampu memberikan kontribusi besar untuk perekonomian daerah dan penciptaan lapangan kerja. Berkembangnya UMKM pun akan membawa dampak yang baik untuk kehidupan masyarakat yang ada di sekitarnya,” jelasnya.

Grab juga memberikan website khusus untuk UMKM yakni www.grabforgood.id, yang memberikan ruang bagi jutaan UMKM untuk mencari tips terkait pengembangan bisnisnya, inspirasi dari bisnis kecil yang sukses, dan cara bergabung dalam ekosistem digital Grab.

Melalui program ‘Grab #TerusUsaha Akselerator UMKM’ yang bermitra dengan Sahabat UMKM dan Google Gapura Digital dalam menyediakan program pelatihan dan dukungan bagi pemilik usaha kecil di Indonesia. Peserta terpilih akan mengikuti pelatihan intensif serta berbagai sesi bimbingan selama 2,5 bulan seputar legalitas, pemasaran, literasi keuangan, pengelolaan sumber daya, permodalan, hingga daya saing produk.

Emil Elestianto Dardak, Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur yang ikut dalam webinar ini pun menyambut baik peluncuran Program #TerusUsaha di Jatim. Apalagi saat ini ada 8 juta UMKM yang harus mendapat perhatian.

“Dan pemerintah pun sudah memiliki program untuk bantuan modal khusus UMKM. Nanti disuppory dengan ekosistem bisnis digital ini diharapkan UMKM bisa lebih cepat bangkit,” tandas Emil.[rea/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar