Ekbis

Grab dan Emtek Group Jalin Kolaborasi Strategis

Jakarta (beritajatim.com) – PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (Emtek Group),salah satu perusahaan teknologi, telekomunikasi dan konglomerat media terkemuka di Indonesia bersama Grab, aplikasi super terkemuka di Asia Tenggara, hari ini mengumumkan kemitraan strategis yang akan menggabungkan keunggulan dari dua ekosistem digitalterbesar di Indonesia.

Terkait hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap. kolaborasi antara Grab dan Emtek Group dapat memberikan dampak positif bagi pemulihan ekonomi nasional dan mendorongpemerataan ekonomi digital di tanah air. Dia juga berharap, sinergi Grab dan Emtek Group dapat menjadikan Indonesia sebagai negara ekonomi digital minimal 5 besar dunia denganmerangkul UMKM secara inklusif.

Termasuk diantaranya menyediakan teknologi yang ramah terhadap setiap kalangan termasuk penyandang disabilitas, perempuan dan UMKM didaerah-daerah terdepan, terpencil dan tertinggal,” ujarnya dalam peresmian kerja sama strategis Grab dan Emtek untuk memberdayakan UMKM di Ekosistem Digital, Senin (26/7/2021).

Dalam kesempatan itu, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan, UMKM kita memiliki kemampuan yang mumpuni untuk menghasilkan produkyang inovatif dan berkualitas. Meskipun sebagian besar dari mereka berjuang menghadapi tantangan saat ini, ada peluang besar untuk meningkatkan skala bisnis mereka melalui transformasi digital. Pemerintah menargetkan 30 juta UMKM untuk bertransformasi ke digital pada tahun 2024, dan kami senang bahwa perusahaan seperti Grab dan Emtek Group telahmengambil langkah untuk berpartisipasi dalam membantu UMKM tanah air mentransformasikan kegiatan usaha mereka secara digital.

“Saya berharap kemitraan strategis antara Grab dan Emtek Group juga akan menjangkau lebih banyak UMKM termasuk paraPenyandang Disabilitas dan wirausahawan lanjut usia,” ujar Teten.

President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan, melalui kemitraan ini, kedua perusahaan berencana untuk menjajaki kolaborasi denganmemanfaatkan luasnya jangkauan dan kekuatan unik dari masing-masing ekosistem yang dimiliki Grab dan Emtek untuk mencapai dua tujuan utama: Pertama, mendorong percepatan digitalisasi dan menciptakan lebih banyak peluang pendapatan bagi jutaan wirausahawan di Indonesia; Kedua, menghadirkan layanan digital yang lebih terjangkau dan menawarkan kenyamanan lebih bagi masyarakat Indonesia, bahkan di wilayah dengan tingkat digitalisasiyang masih rendah. Kedua perusahaan akan menjajaki peluang kolaborasi terutama di sektor logistik dan e-commerce, juga layanan keuangan, telemedicine, periklanan dan media digital, serta produk digital untuk kios atau warung tradisional.

“PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. telah menginvestasikan 375 juta dollar AS di PT. Grab Teknologi Indonesia. Grab juga telah merampungkan investasi ke Emtek Group,” katanya.

Melalui kemitraan strategis ini, lanjut Ridzki, kedua perusahaan bertujuan mendukung perkembangan menuju Indonesia digital. Kedua perusahaan akan bersatu dalam mewujudkan misi bersama untuk menciptakan masadepan digital bagi Indonesia yang menjangkau semua. Prioritas utama dari kolaborasi Grab dan Emtek Group adalah memperluas digitalisasi hingga ke tingkat kabupaten di Indonesia.99% dari semua bisnis tanah air adalah bisnis UMKM, tetapi hanya 21% yang memiliki akses digital. Grab dan Emtek Group akan menghadirkan Festival Kota Mapan (Kolaborasi NyataUntuk Masa Depan), sebuah program akselerator yang bersifat menyeluruh dan menargetkan UMKM di kota-kota tier 2 Indonesia. Festival Kota Mapan pertama, yang akan diselenggarakan di Solo pada September 2021, akan menargetkan 1.000 UMKM dan fokuspada program dukungan terintegrasi yang bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas mereka melalui program pelatihan yang dikurasi dan intensif, serta solusi teknologi yangdikostumisasi, didukung oleh Bukalapak, GrabFood , GrabKios, dan GrabMart.

“Agar UMKM dapat tetap bertahan dan terus berkembang di masa pandemi yang berkepanjangan ini, diperlukan dukungan baik dari sektor publik maupun swasta,” katanya.

Menurut Ridzki, Festival Kota Mapan melengkapi kolaborasi Emtek Group dan Grab yang telah terjalin. Grabbermitra dengan Bukalapak untuk menyediakan layanan-layanan seperti pengantaran secarainstant dan same-day melalui GrabExpress, dan produk digital GrabKios seperti isi ulangpulsa di platform Mitra Bukalapak bagi pemilik kios di 500 kota. Grab dan Emtek Group jugaakan menjajaki peluang bersama untuk berinvestasi dan membimbing perusahaan start-upIndonesia, melalui KMK Online dan Grab Ventures Velocity. Minggu lalu, Grab dan platformstreaming over-the-top Vidio meluncurkan penawaran paket GrabFood dengan voucherdiskon Vidio Premier Platinum untuk 30 hari yang dapat diperoleh di aplikasi Grab.

Dia berpendapat, masa depan era digital Indonesia yang cerah harus dapat dinikmati seluruh lapisanmasyarakat. Grab dan Emtek Group memiliki visi yang sama dan pandangan yang selaras dengan pendekatan dalam membangun ekosistem terbuka guna membantumemecahkan sejumlah tantangan terbesar di Indonesia. Seiring dengan langkah Indonesiamenuju Industry 4.0.

“Kami berharap tidak ada satu orangpun yang tertinggal, dan telahmenjadi komitmen bersama untuk membantu menciptakan peluang yang dapat menjangkausemua,” kata Ridzki.

Managing Director Emtek Group Sutanto Hartono, menambahkan, pihaknya telah mengenal tim Grab Indonesia sejak lama dan memiliki tekad yang sama, yang didedikasikan untuk membuat kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia menjadi lebih baikmelalui teknologi. Grab memiliki keahlian teknologi yang mumpuni, komitmen untukmendorong pemulihan ekonomi di Indonesia.

Portofolio Emtek Group yang terdiversifikasi mencakup bisnis media dimana SCTV dan Indosiar merupakan dua jaringan televisi free-to-air nasional terkemuka dengan pangsa pemirsa mencapai lebih dari 26%, platform over-the-top (OTT) Vidio yang memiliki lebih dari70 juta pengguna dan menempati posisi ke-3 OTT terbesar di Asia Tenggara, dan bisnis-bisnis digital lainnya seperti all-commerce marketplace Bukalapak2, online publisher KLY, beragam solusi bisnis, serta sektor kesehatan melalui kepemilikan 6 rumah sakit.

Sementara Grab adalah aplikasi #1 untuk layanan transportasi online dan pengantaran makanan online diIndonesia3 menurut Euromonitor International Limited. Kategori ditentukan berdasarkan Gross Merchandise Value (GMV) pada tahun 2020. Grab juga menawarkan rangkaian layanan sehari-hari lainnya termasuk GrabKios, GrabMart, GrabAssistant, GrabHealth, Insurance, Pulsa,Clean & Fix, dan masih banyak lagi.

“Selama 3 tahun terakhir, mitra pengemudi, mitramerchants, dan mitra agen Grab secara kolektif telah memperoleh pendapatan lebih dari Rp92 triliun (USD 6,5 miliar) melalui platform Grab,” katanya. [hen/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar