Ekbis

Gowork Pastikan Start Up Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

Surabaya (beritajatim.com) – Di masa sulit pandemi COVID 19, para pemilik usaha harus terus bertahan dengan cerdik mengalokasikan sumber daya perusahaan. Pendapatan tidak menentu, sementara pengeluaran operasional tetap terus berjalan, sementara sewa kantor dengan konsep konvensional tidak cukup fleksibel dalam pembiayaan. Salah satu solusinya adalah dengan memaksimalkan system Shared Economy, dengan mengalihkan kantor ke coworking space untuk mengutamakan efisiensi biaya operasional sehingga lebih fokus ke mengelola tim dan menyusun strategi untuk memaksimalkan pemasukan usaha.

“Kami menerima permintaan yang sangat besar untuk ekspansi brand kami ke kota-kota besar selain Jakarta salah satunya adalah Surabaya. Di situasi pandemi seperti saat ini, konsep ruang kantor bersama yang fleksibel sangatlah diminati terutama pada para pelaku usaha pemula hingga kelas menengah. Menurut IWG Global Workspace Survey, dari 75% pelaku usaha dan pekerja merasa fleksibilitas adalah New Normal untuk bisnis dan cara bekerja. Hal ini juga didukung dari hasil survey yang sama yang mengatakan bahwa 83% pekerja akan berpikir kembali apabila perusahaan tidak menyediakan opsi kepada karyawannya untuk melakukan flexible working,” ungkap Vanessa Hendriadi, CEO & Co-Founder GoWork.

GoWork sebagai penyedia ruang kantor fleksibel dan sekaligus coworking terbesar di Indonesia, telah membuka lokasi pertamanya di Surabaya, di Lantai 10 Gedung BEI, Jl Taman AIS Nasution di area Bambu Runcing. GoWork memungkinkan para entrepeneur dan start up company untuk berkantor dengan sistem pembiayaan fleksibel mulai 125 ribu/ hari di lokasi yang strategis, tepat di pusat kota dengan persyaratan dan harga sewa yang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan keperluan. Mau mulai kapan saja pun sangat mudah, dengan fitur flexible move-in. Booking ruang kerja dan ruang meeting kini pun lebih mudah dengan GoWork App yang tersedia di App Store dan Play Store. GoWork mengedepankan kenyamanan dan aksesibilitas, dengan lokasi yang mudah diakses berbagai transportasi publik, dan dilengkapi dengan area parkir yang luas untuk kenyamanan seluruh penyewa.

“Di Surabaya, sudah ada beberapa pemain coworking yang sudah lebih dulu membuka bisnisnya. Namun, yang kami tawarkan juga memiliki keunikan tersendiri mulai dari desain yang modern dan futuristik, berlokasi di jantung kota Surabaya, serta koneksi ke lebih dari 20.000 anggota kami yang tersebar di seluruh Indonesia. Tentunya, kami juga didukung oleh mitra strategis kami di Surabaya yaitu MNC Land selaku landlord. Kedepannya, Kami juga menargetkan untuk melakukan ekspansi di lokasi yang sama dan bahkan di titik-titik strategis pusat Kota Surabaya yang lainnya. Kami sangat optimis strategi ekspansi kami berbalas tanggapan yang baik dari masyarakat, sebagai acuan okupansi GoWork BEI Surabaya saat ini sudah mencapai hampir 70% dari awal beroperasi pada bulan Maret 2020 lalu,” tandas Vanessa Hendriadi, CEO & Co-Founder GoWork.

Lalu, bagaimana kiat GoWork untuk memastikan semua yang memanfaatkan fasilitasnya aman dan nyaman bekerja dari coworking space dengan pemenuhan standar protokol kesehatan yang menyeluruh dan sungguh-sungguh?

Persyaratan wajib penggunaan masker

Sesuai aturan dari pemerintah mengenai adaptasi New Normal dan diwajibkannya masyarakat untuk menggunakan masker apabila beraktifitas di luar rumah, GoWork memastikan bahwa seluruh staf, member, dan semua pengunjung yang datang agar mengenakan masker wajah sesuai instruksi.

Verifikasi kesehatan melalui QR Code

Semua pengunjung diwajibkan untuk melakukan registrasi di area penyambutan tamu, dengan mengisi formulir verifikasi online melalui perangkat atau ponsel pintar pribadi. Mengacu pada standar keamanan dari WHO (World Health Organization), maka semua pengunjung diwajibkan untuk lolos verifikasi terlebih dahulu sebelum dapat memasuki area GoWork.

Pemeriksaan suhu tubuh pada akses masuk

Tim operasional kami siap memeriksa suhu tubuh setiap pengunjung, baik karyawan, mitra usaha, penyewa kantor, ataupun member, sebelum masuk ke area GoWork. Hal ini pun berlaku bagi setiap orang yang keluar masuk berkali-kali melalui akses utama. Hanya pengunjung dengan suhu di bawah 37,3 C yang akan diijinkan masuk ke area GoWork.

Pemberian tanda lolos verifikasi kesehatan

Bagi pengunjung yang telah terverifikasi dan lolos pengecekan suhu tubuh, maka tim operational GoWork akan memberikan tanda khusus berupa stiker penanda untuk dikenakan atau dilekatkan pada bagian sisi dada kiri atas demi kenyamanan berkegiatan bagi semua member serta karyawan di GoWork.

Penerapan physical distancing

Sesuai dengan himbauan WHO mengenai jaga jarak fisik, maka manajemen menerapkan jarak antar anggota yang harus senantiasa dipatuhi. Tidak hanya itu saja, untuk memudahkan pengukuran jarak kontak fisik, GoWork pun telah mengurangi jumlah, serta melonggarkan jarak antar meja kursi sesuai dengan standar jarak aman. Di berbagai titik, dapat ditemukan berbagai papan instruksi sebagai penunjuk standar operasional GoWork.

Disiplin sanitasi berkala

GoWork mencanangkan jadwal sanitasi berkala secara rutin dengan frekuensi lebih tinggi dari biasanya demi menjaga kenyamanan dan kebaikan para member. Tidak hanya itu saja, GoWork menyediakan cairan alkohol disinfeksi tangan di berbagai titik strategis, serta melengkapi karyawan dengan masker dan sarung tangan dalam melaksanakan pekerjaan.

Publikasi standar keamanan secara online

GoWork terus memperbaharui dan mempublikasikan protokol kesehatan secara online, berupa video protokol, komunikasi interaktif di berbagai kanal media sosial.

Pembatasan akses kawasan yang rawan kontak fisik

GoWork juga membatasi penggunaan beberapa fasilitas demi kebaikan bersama. GoWork menyimpan bantal bangku serta peralatan tulis bersama dan menghimbau para member atau anggota kami agar dapat membawa peralatan makan dan minum mandiri dikarenakan pembatasan pemanfaatan kawasan dapur bersih.[rea/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar