Iklan Banner Sukun
Ekbis

Google Cloud Membuat Efesiensi Kinerja Perusahaan Lebih Aman

Surabaya (beritajatim.com) – Google Cloud menjadi pilihan perusahaan besar dalam menyimpan dan menjaga data perusahaan hingga klien mereka. Diantaranya adalah Pakuwon Jati dan Wings Surya yang memastikan penggunaan ekosistem Google Cloud lebih efesien.

“Kami menghabiskan ratusan juta untuk pembelian kertas. Dengan menggunakan cloud bisa menghemat lebih banyak biaya,” beber Director of Finance Pakuwon Jati, Minarto Basuki, yang mengaku sudah menggunakan Google Cloud sejak pandemi.

Suka atau tidak, pandemi telah membuat cara bekerja di Pakuwon Jati pun berubah. Work From Home (WFH) yang diwajibkan pemerintah telah membuat Pakuwon Jati mempercepat peralihan IT nya.

“Teknologi merupakan sebuah keniscayaan. Kita percaya dengan Cloud Business yang Google sediakan,” katanya saat Media Briefing: Google Cloud bangun ekosistem lokal bertenaga cloud untuk mempercepat pembangunan ekonomi Surabaya, Rabu (15/62022).

Kata dia, Pakuwon Jati memutuskan menggunakan Google Workspace agar seluruh staf dapat berkomunikasi dan bekerja sama dengan lancar antar pelanggan, vendor, maupun rekan kerja. Karena Google Workspace bisa mengatur akses ke masing-masing user.

Selain itu, lanjut Minarto, Pakuwon Jati juga berencana memanfaatkan infrastruktur dan layanan Google Cloud yang sejak awal telah mencapai status 0 jejak karbon untuk memodernkan sistem Enterprise Resource Planning (ERP).

“Dengan infrastruktur lokal Google Cloud, Pakuwon Jati ingin mengoptimalkan biaya IT, mengurangi jejak karbon dari proses-proses IT dan menerapkan standar keamanan tinggi,” ujarnya.

Sementara itu CTO Wings Surya Daniel Tjandra mengatakan, era teknologi telah banyak membantu dalam transformasi digital untuk menganalisis data.

Untuk itu, Wings mengubah proses manually menjadi digitalize menggunakan Google Workspace sejak 2020 lalu. Penggunaan Google Cloud merupakan solusi tepat agar tetap bisa bekerja di mana saja.

“Siapa yang menguasai informasi dia yang akan jadi pemenang,” kata Daniel.

Saat ini Wings Surya memperluas kolaborasinya dengan Google Cloud dan partner pelaksananya Datalabs untuk memimpin di industri 4.0 dalam menghadapi kompetitor.

“Kita menggunakan Google Vision untuk menganalisa itu semua,” terangnya.

Misal untuk memastikan bahwa produksi dan distribusi brand es krim Glico Wings, yaitu Haku, Waku Waku, Frost Bite, dan J-Cone memenuhi standar ketat untuk kendali mutu dan kepuasan pelanggan, data scientist Wings Surya memanfaatkan solusi analisis data yang canggih dan AutoML Vision Object Detection dari Google Cloud untuk dapat mulai menggunakan teknologi pencitraan cerdas dalam hitungan minggu.

“Ini tentu sangat cepat jika dibandingkan dengan menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk membangun dan melatih model machine learning (ML) dari nol,” ujar Daniel.

Country Director Google Cloud Indonesia, Megawaty Khie menambahkan, kolaborasi dan program baru ini melanjutkan kemitraan Google Cloud dengan Indosat Ooredoo Hutchison yang sudah lebih dahulu terjalin untuk membantu usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia melakukan transformasi digital, termasuk di Surabaya.

“Dengan tujuan untuk sepenuhnya mendigitalkan UKM di sepanjang siklus bisnis mereka, Indosat Ooredoo Hutchison dan Google Cloud telah membuat marketplace dengan penawaran software-as-a-service yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan,” jelasnya.

Dengan inisiatif ini, kata Megawaty, siap membantu UKM membangun kehadiran online dengan Google Profil Bisnis, meningkatkan produktivitas dengan Google Workspace, mengotomatiskan operasi dengan AI dan ML, memberikan layanan pelanggan yang lebih baik dengan analisis data di cloud, dan banyak lagi.[rea]


Apa Reaksi Anda?

Komentar