Ekbis

Gojek dan Dinkes Jatim Utamakan Protokol Kesehatan

M. Ari Lukman Widodo - Head of Sales Gojek Jawa Timur & Bali Nusra memberikan kenang"-an kepada Dr. Herlin Ferliana, M.Kes - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Surabaya (beritajatim.com) – Sejalan dengan upaya untuk terus memperkuat protokol keamanan dan kebersihan makanan yang ditegakkan sejak awal pandemi, ekosistem Gojek melalui GoFood telah membekali ribuan outlet mitra UMKM di Jawa Timur dengan paket sanitasi dan keamanan makanan yang berisi sejumlah hand sanitizer, sabun antiseptik dan segel pengaman (selotip dan kabel pengerat kemasan).

Hal ini sejalan dengan himbauan Pemerintah, khususnya Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur yang secara konsisten mendukung upaya Gojek untuk senantiasa mengedepankan protokol kesehatan – baik bagi mitra driver maupun mitra usaha

Setelah berkolaborasi dalam acara pertemuan daring untuk mitra usaha bertajuk Sosialisasi Protokol Kesehatan Pada Pangan Siap Saji Untuk Pencegahan Covid-19 pada tanggal 3 September 2020 yang lalu, Gojek bersama Dinkes Provinsi Jatim kembali bersinergi dengan memberikan paket sanitasi dan keamanan makanan bagi mitra-mitra usaha GoFood pada hari Jumat (16/10) yang lalu.

Hadir dalam kegiatan yang tetap mengedepankan protokol kesehatan ini Dr. Herlin Ferliana, M.Kes – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur; Boy Arno Muhammad – Head of Public Policy and Government Relations Jawa Timur & Bali Nusra, M. Ari Lukman Widodo – Head of Sales Jawa Timur & Bali Nusra dan mitra usaha GoFood yaitu Geprek Dori Juanda Sidoarjo, Greenly, Ayam Geprek Sambel Bledhek, Warung Biru Darmo & Nasi Uduk Betawi.

Alfianto Domy Aji, Head Regional Corporate Affairs Gojek wilayah Jatim & Bali Nusra menegaskan, “Pengalaman kuliner terbaik bagi pelanggan selalu menjadi prioritas kami, dan di masa pandemi ini, kami semakin berupaya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pelanggan dalam memesan makanan. Dukungan GoFood untuk mendorong penerapan protokol J3K atau Jaga Kebersihan, Jaga Kesehatan, dan Jaga Keamanan ini kami wujudkan dalam acara yang kami selenggarakan bersama dengan Dinkes Provinsi Jatim ini. Kami berharap, paket bantuan sanitasi dan keamanan makanan ini dapat membantu meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap UMKM kuliner di masa pandemi seperti saat ini.”

Pemberian paket sanitasi dan keamanan makanan bagi mitra usaha GoFood ini disertai dengan edukasi seputar penerapan protokol kebersihan makanan yang secara rutin terus dilakukan Gojek. Disamping itu, penerapan langkah kebersihan dan keamanan di berbagai lini telah sesuai pedoman BPOM.

Boy Arno Muhamad – Head of Public Policy and Government Relations Gojek Jawa Timur & Bali Nusra memberikan paket sanitasi dan keamanan makanan kepada Adhi pemilik Nasi Uduk Betawi

Sementara itu, Dr. Herlin Ferliana, M.Kes – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur mengatakan, ”Kami menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh Gojek hari ini dengan memberikan paket sanitasi dan keamanan makanan bagi mitra usahanya. Sebagaimana kita ketahui bersama, di masa pandemi ini salah satu usaha yang masih dapat tetap bertahan adalah usaha makanan. Oleh karena itu, mari kita mulai menyajikan makanan yang sehat, nikmat & bersih sesuai dengan keinginan pelanggan”.

“Hal ini bisa menjadi langkah awal, agar dapat menjadi budaya sehingga pelanggan merasa lebih tenang karena makanan yang dikirim ini adalah makanan yang mereka sukai dan diolah dengan mengikuti penerapan protokol kebersihan, jelas Dr. Herlin

Inisiatif paket sanitasi dan keamanan makanan ini turut diapresiasi oleh mitra usaha GoFood. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan Gojek kepada kami lewat bantuan ini, terutama paket sanitasi dan keamanan makanan yang diberikan. Paket ini sangat membantu kami menekan biaya operasional yang sebelumnya harus kami alokasikan agar tetap patuh pada langkah keamanan dan kebersihan makanan sesuai himbauan pemerintah. Hal ini juga tentunya membantu kami mempertahankan kepercayaan pelanggan yang saat ini juga sangat memperhatikan keamanan dengan lebih maksimal,” terang Adhi pemilik Nasi Uduk Betawi yang juga penggiat Komunitas Partner GoFood (KOMPAG) Surabaya.

Transaksi Meningkat

Saat ini, dengan semakin ketatnya aturan yang membatasi kontak sosial, terdapat perubahan perilaku konsumen yang sebelumnya memiliki banyak pilihan untuk makan di tempat makan (dine in), menjadi melakukan pemesanan makan secara online dari rumah. Hal ini menyebabkan banyak mitra merchant UMKM kami yang bisnisnya bergeser dari penjualan offline ke online sepenuhnya.

Kami mencatat peningkatan transaksi dan omzet rata-rata mitra UMKM GoFood di Jatim sebesar 22% di bulan Oktober ini, dibandingkan dengan September yang lalu. Hal ini dikarenakan perubahan preferensi konsumen yang kini lebih banyak menghabiskan waktu di rumah,” tambah Domy.

GoFood juga telah mendorong inovasi pengantaran makanan tanpa kontak langsung (contactless delivery) dan secara berkala mengedukasi mitra merchant mengenai protokol keamanan dan kebersihan makanan.

“Meskipun pandemi COVID-19 membawa kita masuk ke situasi penuh ketidakpastian, kami berharap berbagai inisiatif yang kami jalankan dapat mendukung keberlangsungan penghasilan mitra usaha GoFood. Kami berterima kasih atas dukungan institusi bisnis yang telah berpartisipasi membantu mitra UMKM GoFood dengan donasi perlengkapan sanitasi. Dengan semangat gotong royong dan saling membantu inilah, kami terus optimis bahwa bersama kita bisa melalui masa pandemi ini,” tutup Domy. [but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar