Ekbis

Gojek Beri Kontribusi Rp 9,9 Triliun

Surabaya (beritajatim.com)--Sepanjang 2017, Gojek memberikan kontribusi pada perekonomian nasional sebesar USD 658 juta atau Rp 9,9 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp 192 miliar merupakan kontribusi dari mitra pengemudi Gojek yang berada di Kota Surabaya.

Hal itu dikatakan VP Corporate Affair Gojek, Michael Say kepada wartawan di Surabaya, Rabu (27/2/2019). “Insya Allah hitungan pada 2018, kontribusi Gojek pada perekonomian nasional bakal lebih meningkat dibanding 2017,” katanya.

Perhitungan tentang kontribusi Gojek pada perekonomian nasional dilakukan Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) Jakarta. Michael mengutarakan, khusus untuk Kota Surabaya kontribusi Gojek atas penghasilan mitra pengemudi mencapai Rp 192 miliar dan penghasilan UMKM mencapai Rp 49 miliar. “Itu fakta obyektif bahwa Gojek berkontribusi positif bagi pengembangan UMKM di daerah,” tegasnya.

Jumlah mitra kerja Gojek di Kota Surabaya dan kabupaten lainnya di Jatim mencapai ratusan ribu. Secara nasional, total mitra kerja Gojek mencapai 1,3 juta mitra kerja. Mereka tersebar 178 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. “Yang belum ada Gojek Nusa Tenggara Timur (NTT). Tapi, dalam tempo dekat Gojek akan masuk ke sana,” tandas Michael.

Selain Indonesia, Gojek telah ekspansi ke sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara: Vietnam, Singapura, Thailand, dan Filipina. “Hari ini (27/2/2019), Gojek mulai operasional di Thailand,” ungkapnya.

Sebagai korporasi layanan jasa berbasis online, Gojek mengalami pertumbuhan bisnis luar biasa. Gojek tumbuh 900 kali dalam tempo 18 bulan sejak peluncuran aplikasi Gojek di bulan Januari 2015, dengan total unduh sebanyak 70 juta kali oleh pengguna aplikasi Gojek.

Selain itu, per Desember 2018, Gojek tumbuh 1.607 kali berdasar jumlah total unduh sebanyak kurang lebih 125 juta kali oleh pengguna aplikasi Gojek. “Lebih dari 50% transaksi Gojek mempergunakan Gopay sebagai metode pembayaran,” jelas Michael.

Di samping berpikir dan bekerja keras mengembangkan korporasi, Michael mengutarakan, manajemen Gojek juga memikirkan dan menjalankan sejumlah program aksi terkait promosi kesejahteraan mitra kerjanya. Ada 3 hal penting terkait kepentingan mitra kerja, yakni bagaimana operasional cost berkurang, adanya proteksi finansial, dan prospek langkah ke depan mitra kerja.

“Secara faktual, beberapa waktu lalu telah diserahkan 400 unit rumah kepada mitra Gojek dari BTN. Itu perkembangan positif yang menggembirakan kami,” tandas Michael. [air/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar