Ekbis

Genjot Penjualan Sparepart Asli, MPM Launching Erro

Surabaya (beritajatim.com) – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) semakin serius menggarap bisnis sparepart salah satunya dengan membuka toko sparepart di berbagai kota di Jatim. Dengan merek toko Erro, toko sparepart milik MPM ini tak hanya melayani bengkel AHASS di seluruh Jatim tetapi juga melayani penjualan ritel offline dan online.

Penjualan sparepart yang tahun 2018 naik 15 persen ini membuat MPM optimis akan sukses dengan brand toko Erro nya. Targetnya tahun ini penjualan sparepart bisa naik hingga 12 persen lebih.

“Kami bukannya tidak mau memasang target yang tinggi tetapi kami harus melihat situasi politik dan musim yang masih tak menentu. Tetapi kami optimis kehadiran Erro akan mampu menggenjot penjualan sparepart Honda Motor karena kami bekerja sama dengan beberapa platform belanja online,” jelas Hari Subagiyo, Part Division Head MPM, saat launching Erro Part Shop di Sedati, Jumat (22/2/2019).

Menurut Suwito M, Presiden Direktur MPM, toko khusus sparepart MPM sendiri kedepannya tak hanya akan melayani kekurangan sparepart di 705 AHASS diwilayahnya kerja MPM terapi juga akan melayani 845 toko sparepart umum bahkan tukang tambal ban pun bisa kulakan sparepart Honda di Erro.

“Kami jamin harganya tetap sama, sehingga AHASS maupun toko sparepart umum yang sudah bekerjasama dengan kami tidak akan merasa tersaingi. Sebab sifat Erro sendiri sebagai penyedia sparepart lebih cepat, dibandingkan toko sparepart harus menunggu pemesanan sparepart dari Surabaya, sedangkan mereka di daerah yang jauh dari Surabaya,” aku Suwito.

Untuk menjamin ketersediaan sparepart ada setiap waktu di beberapa kota di Jatim, Suwito pun mengaku tahun ini akan menambah jumlah Erro yang sebelumnya sudah ada di Malang dan Kediri, maka kedepan akan ada 7 toko Erro yang berdiri mulai dari Sedati (Sidoarjo), Bojonegoro, Madiun, Tulungagung dan Jember serta di Kupang NTT.

“Sparepart memang masih menyumbang 8 persen dari total revenue MPM tetapi keberadaan Erro tak hanya menggenjot penjualan melainkan untuk menggenjot konsumen tetap menggunakan sparepart asli dari MPM, sebab peredaran yang palsu juga banyak saat ini,” tandasnya.[rea]

Apa Reaksi Anda?

Komentar