Ekbis

Kepengurusan Baru

Forkas Minta Pemerintah Giatkan Industri Lokal di Tengah Pandemi

Surabaya (beritajatim.com) – Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (Forkas) Jawa Timur meminta pemerintah memberikan beberapa kemudahan bagi pengusaha agar bisa bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi.

Salah satunya mendorong industri lokal untuk maju melalui berbagai kebijakan yang berpihak dan regulasi yang menguntungkan. Hal itu disampaikan Eddy Widjanarko, Ketua Umum Forkas Jatim usai dilantik bersama pengurus lainnya untuk masa bakti 2020-2024.

“Forkas merupakan forum komunikasi asosiasi pengusaha yang anggotanya terdiri atas 44 asosiasi usaha dengan 20.407 perusahaan. Kami terbentuk untuk memberikan manfaat kepada para anggota agar usahanya bisa maju,” ungkap Eddy, sesaat sebelum dilantik, Kamis (17/12/2020).

Diakui Eddy di tengah pandemi Covid-19 para pengusaha banyak yang terdampak. Karena itu Forkas telah menyiapkan beberapa langkah untuk menjaga usaha tetap bisa berjalan. Sehingga kontribusi pada negara, baik secara ekonomi, tenaga kerja hingga kerjasama dengan semua pihak bisa berjalan dengan baik.

“Terkait Pandemi, kami mendukung kebijakan pemerintah terkait dengan vaksin Covid-19 di tahun 2021. Kami juga meminta pemerintah mengutamakan pekerja industri dan karyawan yang bekerja saat ini karena resiko tertularnya juga besar setelah tenaga kesehatan dan medis,” jelas Eddy, yang terpilih menggantikan almarhum Nur Cahyudi yang wafat pada November lalu.

Selain itu, pihaknya juga berharap stimulus ekonomi yang diberikan pemerintah, terutama untuk industri, juga melibatkan jumlah pekerja yang besar. “Selain itu stimulus ini juga bisa mendorong usaha kami untuk bangkit lagi. Mengingat PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) imbas pandemi masih harus terjadi,” ungkap Eddy.

Karena itu upaya pemulihan ekonomi dengan stimulus itu, Forkas meminta pemerintah menggunakan produk lokal. Kemudian menyederhanakan regulasi dan menjadi mandiri untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Tahun 2021, Forkas meyakini ekonomi akan bangkit. Namun tidak akan berjalan dengan mudah dan cepat. Karena perlu konsolidasi terkait dengan perbankan dan regulasi. Termasuk juga yang berhubungan dengan negara lain atau perdagangan global.

“Saat ini yang sudah mulai membaik adalah ekonomi China. Mereka banyak membutuhkan banyak kontainer untuk kegiatan ekspor – impornya, dan itu berimbas kepada Indonesia yang mengalami kesulitan kontainer untuk ekspor impor sehingga biaya tinggi,” ungkap Eddy.

Hal inilah yang mendorong Forkas melakukan komunikasi dengan pemerintah untuk kemudahan usaha bagi pengusaha. Eddy yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Asprisindo) ini mengaku, pihaknya juga mendukung pemerintah dengan melakukan kerjasama dengan UMKM, termasuk dalam hal transfer teknologi melalui pelatihan dan donasi peralatan usaha. Dalam kesempatan itu, pelantikan pengurus Forkas juga dilakukan. [rea/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar