Ekbis

Fase Tumbuh, Diduga Jadi Pemicu Harga Cabe Melejit di Malang

Malang (beritajatim.com) – Harga cabe rawit di Kabupaten Malang melejit. Saat ini, harga di pasar tradisional sudah menembus lebih dari Rp 90 ribu per kilogramnya. Sementara ditingkat petani, stok cabe saat ini berkurang, karena tanaman cabai rawit di tingkat petani sekarang masih dalam fase vegetatif yaitu sebuah masa kehidupan tanaman cabai dari umur 0 sampai 40 hari setelah tanam. Hal itu pemicu melejitnya harga ‘komoditas pedas’ tersebut.

“Produksi cabe di petani kurang, sehingga harga naik, ” ungkap Petani asal wilayah Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Yugiantoro, Jumat (5/3/2021) siang.

Ia mengakui harga cabe rawit di tingkat petani saat ini mencapai Rp 90 ribu/Kg. Harga komoditas itu melejit karena stok cabe berkurang, disebabkan saat ini rata rata, tanaman cabe masih pada fase vegetatif. “Stok kurang harga naik, kenapa kurang karena tanaman cabe saat ini baru mulai beranting belum berbuah, ” urainya.

Kondisi itu diperparah dengan banyaknya tanaman cabe layu di sejumlah daerah. Ia mencontohkan di daerah Binangun, Kabupaten Blitar dilaporkan banyak tanaman cabe layu pada kondisi sekarang. “Saya kemaren kontak teman saya di Blitar Binangun banyak yang layu, kemudian di Karangploso Malang kebanyakan cabe besar, ” bebernya.

Menurutnya, tanaman cabe rawit paling banyak di Kabupaten Malang mencapai 2 ribu hektar lahan. Di wilayah kecamatan Ngantang saja mencapai 600 hektar. “Paling luas di Ngantang hamparan luas dan besar itu saja banyak yang baru tanam dan ada yang baru vegetatif semua, di sini harga cabe ya Rp 90 ribu/Kg, ” terang Yugiantoro yang juga mantan petani champion tersebut.

Yugi menambahkan, di fase vegetatif ini stok cabe rawit di pasaran berkurang hingga menyebabkan harga tinggi. Namun, kondisi ini diyakini akan pulih pada bulan April, sebab pada masa itu mulai ada petani yang melakukan panen cabe. Puncaknya, tambah dia, panen raya akan terjadi pada bulan Juli mendatang. “April hingga Juni sudah mulai ada yang panen, saya yakin harga akan normal, ” tegasnya.

Usai memasuki fase vegetatif, pada umur40-50 hari, tanaman cabe memasuki fase Generarif. Selanjutnya pada usia 2,5-3 bulan tanaman cabe sudah bisa dipanen. Periode panen bisa berlangsung selama 6 bulan. (yog/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar