Ekbis

Tingkatkan Perekonomian di Tengah Pandemi

Emak-emak di Kediri Latihan Racik Minuman Berbahan Rimpang

Kediri (beritajatim.com) – Untuk mengenalkan pentingnya mengkonsumsi minuman tradisional berbahan baku rimpang, seorang warga asal Desa Titik Kecamatan Semen Kabupaten Kediri menggelar pelatihan mandiri pembuatan berbagai olahan minuman segar dan menyehatkan berbahan dasar rimpang, jeruk lemon, dan bunga rosela.

Adalah Rinawati, seorang ibu rumah tangga yang sebelumnya telah memproduksi minuman sehat dan menyegarkan tersebut. Ide membuat pelatihan ini bermula dari pengamatannya selama ini jika banyak anak – anak yang mengkonsumsi minuman instan tanpa mengerti akibatnya bagi kesehatan, sehingga dirinya mengajak warga sekitar, komunitas emak-emak (ibu-ibu), serta warga dari desa lain untuk mengikuti pelatihan pembuatan minuman berbahan baku rimpang, jeruk lemon, dan bunga rosela.

“Pesertanya dari Bogo, Pagu, Plosoklaten, Kayen Kidul, Papar, Wates, dan ibu – ibu anggota paguyuban wong Kediri, dan grup desa”, ucap Rina.

Dalam pelatihan tersebut, diajarkan sejumlah materi mulai pengenalan bahan baku, menunjukkan peralatan dan takaran yang diperlukan dalam proses produksi, proses pembersihan bahan baku, dasar-dasar proses pembuatan minuman, menunjukkan langkah-langkah pembuatan minuman, sekaligus secara langsung mempraktekkan pembuatan minuman, dan proses pengemasan, selain itu, dihari yang sama Rinawati juga berbagi tentang materi pemasaran yang membahas tentang packaging, logo, dan pemasaran.

Diharapkan dengan adanya pelatihan tersebut dapat meningkatan motivasi dan semangat ibu rumah tangga dalam meningkatkan ekonomi keluarga di tengah pandemi Covid-19. Selain itu, terbentuknya kelompok usaha dalam bidang pengolahan rimpang, dan bunga rosela karena jika dipasarkan sebagai produk olahan, maka akan mempunyai nilai jual yang tinggi, dan terlepas dari hal tersebut para peserta pelatihan juga dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari – hari, sehingga semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi minuman menyehatkan.

Rinawati mengaku dengan adanya pelatihan bagi warga Kabupaten Kediri maka nantinya akan semakin banyak orang dari luar kota yang mengetahui produk minuman menyehatkan dari Kabupaten Kediri, sehingga nanti pada proses pemasarannya akan semakin mudah dan banyak warga dari luar kota yang datang untuk membeli produk tersebut, sehingga akan berdampak pada perekonomian warga, dan petani karena bahan baku tersebut tersedia di pertanian dan perkebunan Kabupaten Kediri, tutupnya. [nm/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar