Ekbis

Ekonomi Lesu, Zakat Malah Bertambah

Surabaya (beritajatim.com) – Perlambatan ekonomi Indonesia tahun ini ternyata tak berdampak pada lembaga amil zakat di tanah air. Sebab Forum Zakat (FOZ) Wilayah Jawa Timur justru mencatat dana kelola zakat mereka setiap tahun naik 20 persen. Dan untuk Jatim dana infaq dan zakat yang di kelola 35 lembaga amil zakat mencapai Rp 300 miliar hingga Rp 400 miliar.
“Kesadaraan masyarakat digolongan midle bahkan milenials untuk berzakat terus meningkat. Faktor itu yang membuat angka kelola infaq dan zakat terus tumbuh,” ungkap Ketua FOZ Wilayah Jatim, Muhammad Jusuf, disela acara¬† Musyawarah dan pemilihan pengurus baru FOZ Wilayah Jatim di Aula Nurul Hayat Surabaya, Selasa (29/10/2019).
Meskipun terus meningkat, tetapi potensi infaq dan zakat di Jatim amatlah tinggi sekitar Rp 15 miliar. Dan untuk mengumpulkan dana zakat yang besar dari masyarakat inilah tantangan terbesarnya sebab masih banyak masyarakat yang memilih menyalurkan sendiri. Padahal jika disalurkan melalui lembaga amil zakat akan mampu membantu lebih banyak fakir miskin untuk berdaya secara ekonomi.
“Jadi penyaluran utama dana infaq dan zakat yang sudah kami kumpulkan ini adalah untuk pengentasan kemiskinan. Untuk dana pembinaan UMKM, baru setelah prioritas itu terpenuhi boleh untuk pembinaan pendidikan dan sosial lainnya. Dan ini sudah diatur di Baznas, jadi kami tak boleh asal dalam penyalurannya,” beber Jusuf.
Kedepan FOZ Wilayah Jatim berharap akan mampu melakukan edukasi yang lebih masif lagi di masyarakat. Tujuannya tak lain agar dana yang terkumpul mampu menjadikan Indonesia menjadi negara yang maju dalam perekonomian.
“Salah satu upaya menuju kesana dengan membuat organisadi FOZ ini menjadi ajang saling bertukar informasi dan inovasi. Dan hari ini kami juga melakukan pemilihan ketua dan pengurus baru,” tandasnya.[rea]

Apa Reaksi Anda?

Komentar