Iklan Banner Sukun
Ekbis

Efek Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi Pamekasan 2020 Minus 2,54 Persen

Pamekasan (beritajatim.com) – Pertumbuhan sektor ekonomi pada edisi 2020 di kabupaten Pamekasan, minus sebesar 2,54 persen akibat pandemi Coronavirus Disiase 2019 alias Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pamekasan, Badrut Tamam dalam rapat virtual Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021, beberapa waktu lalu. Atau lebih tinggi sekitar sekian persen dari sektor serupa di Jawa Timur.

“Data (2,54 persen) ini lebih tinggi dari Jawa Timur, karena pertumbuhan ekonomi Jatim juga minus 2,39 persen. Sementara pertumbuhan ekonomi nasional selama 2020 juga minus 2,1 persen,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam.

Kondisi tersebut kontras dengan edisi 2019, di mana pertumbuhan ekonomi Pamekasan mencapai angka sebesar 4,92 persen, Jatim 5,52 persen dan ekonomi nasional sebesar 5 persen. “Pandemi Covid-19 ini menyebabkan dampak luar biasa dalam bidang ekonomi bagi bangsa Indonesia, termasuk Jawa Timur dan Pamekasan,” ungkapnya.

“Hal ini tidak lepas dari daya beli masyarakat yang semakin menurun, serta banyaknya anggaran dialokasikan pemerintah untuk bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat terpaksa di-refocusing¬†untuk mengatasi pandemi ini,” sambung Mas Tamam, sapaan akrab Badrut Tamam.

Beragam program kembali digagas pemerintah untuk kembali memulihkan sektor ekonomi masyarakat, baik melalui sektor APBN, APBD Provinsi maupun kabupaten. “Namun karena situasi yang tidak terkendali, ditambah lagi dengan adanya lonjakan kasus baru pada gelombang kedua, maka ekonomi belum bisa stabil,” jelasnya.

“Maka dari itu, mari kita bekerja keras, bergotong royong, mencari solusi bersama guna memulihkan kondisi ini agar bisa menjadi lebih baik lagi,” ajaknya.

Seperti diketahui, angka kasus Covid-19 di kabupaten Pamekasan kembali mengalami lonjakan khususnya pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah. Bahkan berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk menekan dan memutus rantai penyebaran, salah satunya memperketat penegakan disiplin protokol kesehatan. [pin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar