Iklan Banner Sukun
Ekbis

ECF Beri Konsultasi Petani Cegah Gagal Panen Akibat Cuaca dan Hama

Malang (beritajatim.com) – Penyuluhan dan motivasi bagi petani di Kabupaten Malang dilakukan langsung Eden Collection Facility (ECF). Penyuluhan itu diberikan ECF bagi petani sayur di Desa Bokor, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang dalam mitigasi gagal panen akibat cuaca dan hama, Senin (15/8/2022).

Direktur Supply Eden Farm, Oki Harmawan menjelaskan, pihaknya memberikan fasilitas konsultasi kepada mitra tani secara gratis dalam hal mitigasi gagal panen.

“Melalui farmer relation yang kami miliki dan pakar akademik yang akan membantu petani berkembang dari segi pengetahuan dan edukasi,” beber Oki.

Oki menjelaskan, pihaknya terus mamacu petani agar melek pendidikan terkini mengenai cara mitigasi gagal panen sesuai dengan perubahan iklim.

“Kami ingin pengetahuan tersebut dapat memacu produktifitas. Hama dan penyakit tanaman di pertanian ada solusinya dengan obat-obatan dan pupuk. Penyulahan ini secara cuma-cuma (gratis),” tegas Oki.

ECF sendiri merupakan perusahaan startup agritech asal Jakarta. ECF saat ini tengah mengembangkan bisnis di wilayah Kabupaten Malang. Hingga saat ini, Eden Farm bekerja sama dengan 15 mitra gabungan kelompok tani di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Oki optimis jumlah tersebut bakal bertambah.

“Saat ini kami tengah fokus daerah sekitar Kecamatan Tumpang. Dan nanti akan berkembang ke wilayah lain di sini (Kabupaten Malang),” papar Oki.

Oki memaparkan, sejak 2017 Eden Farm berfokus pada penyediaan produk segar berbasis Business to Business (B2B).

Sistem kerja Eden Farm sebagai perantar petani lokal dengan pembeli seperti hotel, restoran, kafe dan hilir bisnis besar lainnya yang membutuhkan produk pertanian.

Masih kata Oki, Eden Farm berupaya memperpendek pasokan distribusi komoditas dengan mengganti perantara untuk memberikan margin dan harga yang lebih baik bagi petani serta pembeli.

“Kami menyerap hasil budidaya mitra kami di Malang. Proses timbangan dan sortir hingga pembayaran dilakukan secara transparan. Proses pembayaran cepat,” ucap Oki.

Eden Farm menyebut pematokan harga komoditas sayur petani mengacu pada tren harga yang ada.

Harga kami tetap berpatokan pada tren yang ada. Solusinya dengan tidak ada lagi ongkos kirim yang selama ini diterapkan bandar atau tengkulak.

“Kami singkat pembayaran paling lama 3 hari. Kami transparan dalam memberikan timbangan berdasarkan kuantitas yang ada,” Oki mengakhiri. [yog/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar