Ekbis

Dukung GBT, Kadin Tak Sabar Menunggu Piala Dunia U-20 di Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya mendukung penuh Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) menjadi salah satu venue penyelenggaraan Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang.

“Kadin Surabaya mendukung penuh GBT menjadi salah satu venue Piala Dunia. Penunjukan Stadion GBT bukan hanya akan membawa nama baik Surabaya, tapi juga Jawa Timur dan Indonesia,” ujar Ketua Kadin Kota Surabaya, Muhammad Ali Affandi, Selasa (5/11/2019).

Andi sapaan akrab Ali Affandi berharap, polemik soal GBT segera disudahi. Soal sejumlah kekurangan yang ada, dia menilai masih ada cukup waktu untuk perbaikan.

“Dengan kekompakan seluruh elemen, dan nanti ada perbaikan-perbaikan yang setahu saya memang sudah disiapkan Pemkot Surabaya, kita akan bisa menyukseskan mimpi menjadi tuan rumah mega event tersebut,” kata Andi.

Wakil Ketua Bidang Milenial, Kesehatan, dan Olahraga Kadin Surabaya, Edra Brahmantya menambahkan, GBT sejak awal telah dinominasikan ke FIFA oleh PSSI. Pertandingan uji coba internasional antara Timnas U-19 melawan Timnas U-19 Tiongkok juga telah digelar pada Oktober lalu di Stadion GBT dengan standar FIFA.

“Jadi, secara teknis sebenarnya sudah memenuhi syarat. Jadi, Kadin Surabaya mendukung penuh segala ikhtiar Pemkot Surabaya untuk mewujudkan Kota Pahlawan ini sebagai salah satu satu venue Piala Dunia U-20,” tegas Edra.

Dia mengatakan, melihat rekam jejak kinerja Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan jajaran Pemkot Surabaya, Kadin Surabaya yakin sepenuhnya bahwa berbagai upaya perbaikan akan bisa dikebut dan diselesaikan tepat waktu.

“Kan kita tahu sendiri bagaimana cara kerja Bu Risma yang sudah terbukti. Apalagi, Pemkot Surabaya sudah menyiapkan rencana-rencana perbaikan, dan itu sudah disampaikan dalam dokumen ke FIFA sampai akhirnya Indonesia dinyatakan terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20,” jelasnya.

Sejumlah rencana perbaikan yang disiapkan Pemkot Surabaya antara lain perbaikan lapangan Stadion Gelora 10 Nopember dan Lapangan Karanggayam Surabaya sebesar Rp 25 miliar. Dua lapangan itu bakal menjadi tempat latihan timnas dari berbagai negara yang bakal datang ke Surabaya.

Lalu ada perbaikan akses jalan ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dan perbaikan Stadion GBT masing-masing sebesar Rp 40 miliar dan Rp 30 miliar. Selain itu, akan dibikin single seat untuk VIP class di Stadion GBT dengan anggaran Rp 5,5 miliar..

“Kadin Surabaya sangat mendukung dan tidak sabar menunggu pergelaran Piala Dunia U-20 di Surabaya,” pungkas Edra. (tok/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar