Iklan Banner Sukun
Ekbis

DPMPTSP Jatim Gelar Forum Bisnis Dukung Realisasi Green Industry

Surabaya (beritajatim.com) – Green Industry merupakan arah dan keniscayaan yang harus diwujudkan pada masa mendatang. Karena itu, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Timur menggelar forum bisnis untuk mendukung realisasi Green Industry di Jawa Timur.

Forum yang berlangsung virtual itu digelar di Hotel Shangri-La pada Kamis (30/9/2021). Tema yang diangkat Green Industry As The Capital And Acceleration For Future Industrial Development.

Hadiri secara offline, puluhan investor, Wali Kota Madiun Maidi, perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, serta himpunan pengusaha muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur. Lalu secara online, perwakilan pengusaha dari Malaysia, serta Head of Second Cities Unit United Kingdom Embassy Samuel Hayes.

Kepala DPMPTSP Provinsi Jatim, Aris Mukiyono mengatakan Jawa Timur menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor investasi termasuk paling besar. Bakan, hingga Juli lalu, sektor investasi tercatat sudah mencapai Rp 34,9 triliun. “Peningkatan yang terjadi ketika pandemi masih terjadi,” katanya.

Peningkatan itu merupakan bukti, Jawa Timur memiliki daya tari bagi investor. Karena itu, promosi potensi terus dilakukan pemerintah provinsi untuk menarik perhatian. Di sisi lain, ada program pemerintah yang diberinama Green Industry. “Itu sebuah keniscayaan yang harus diwujudkan,” ujar Aris.

Ada beberapa kriteria yang wajib diterapkan pada Green Industry. Antara lain, efisiensi penggunaan energy, pengelolaan lingkungan produksi mulai dari awal hingga akhir, serta menggunakan bahan baku terbarukan.

Aris ingin forum tersebut memberi gambaran pada investor tentang potensi Jawa Timur. Selain itu, investor bisa merima penjelasan konsep Green Industry yang sedang digencarkan pemerintah. “Intinya, kami ingin mempertemukan, setelah bertemu lalu klik, maka investasi berjalan di Jawa Timur,” kata dia.

Salah satu potensi yang ditampilkan pada forum itu adalah Kota Madiun. Gambaran umum dan potensi disampaikan Wali Kota Madiun Maidi. Dia mengatakan Kota Madiun sangat kecil dan dikelilingi 11 kabupaten dan kota. “Jumlah penduduk Kota Maidun sedikit, tapi jumlah penduduk yang mengelilingi kami mencapai 10 juta,” ucapnya.

Maidi memberi jaminan untuk menyediakan infrastruktur bagi investor yang masuk ke Kota Madiun. Termasuk masalah retribusi, Maidi tidak akan menariknya. Dia hanya focus pada multiplayer effect-nya.

Head of Second Cities Unit United Kingdom Embassy Samuel Hayes menceritakan tentang Green Industry di Inggris. Saat ini beberapa konsep yang sudah diterapkan. Salah satunya 10 point plant yang diterapkan di negara tersebut. “Proyek ini hemat, efisien, dan ramah lingkungan,” ungkapnya.

Dia juga memaparkan nilai lebih sistem Green Industry. Selain ramah lingkungan, biaya industry lebih hemat. Samuel yakin, Green Industry memiliki manfaatkan besar bagi lingkungan dan masyarakat di sekitar lokasi. (tok/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar