Iklan Banner Sukun
Ekbis

Dongkrak Penjualan UMKM, Bupati Sidoarjo Bikin Gerakan “Ayo Belanja Produk Lokal”

Sidoarjo (beritajatim.com) – Gerakan “Ayo Belanja Produk Lokal” tengah digaungkan Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor). Salah satunya dengan mengajak warga Sidoarjo untuk belanja produk UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), serta memperbanyak event pameran atau gebyar pasar murah untuk mendukung UMKM Sidoarjo yang jumlahnya diperkirakan mencapai lebih dari seratus ribu UMKM.

Dalam satu tahun terakhir, pasar murah dan pameran produk UMKM secara rutin digelar Pemkab Sidoarjo. Pada Ramadan lalu pasar murah digelar di Alun-alun Sidoarjo. Tidak hanya di pusat kota, pemkab juga beberapakali menggelar pasar murah di desa-desa, seperti di Desa Kedensari Tanggulangin yang rutin setiap tahun digelar.

Untuk meningkatkan penjualan produk lokal, Pemkab tidak hanya memfasilitasi pameran di dalam kota saja, beberapa waktu yang lalu melalui Dekranasda Sidoarjo para pelaku industri kreatif dikirim ke Jakarta untuk ikut pameran skala nasional. Bahkan produk lokal dari Sidoarjo yang saat itu dipamerkan di Jakarta Convention Center (JCC) pada Maret lalu mendapat apresiasi dari Presiden Joko Widodo.

“Kita sekarang mulai meminimalisir pembelian produk import dan mengutamakan produk UMKM. Oleh sebab itu Sidoarjo gencar melakukan gerakan ini, berbagai event pameran terus dilakukan termasuk memfasilitasi pelaku industri kreatif ikut pameran sampai ke tingkat nasional,” terang Gus Muhdlor usai membuka Gebyar UMKM Pasar Murah di Lapangan Desa Mulyodadi, Kecamatan Wonoayu. Jum’at Malam, (20/5/2022).

Upaya itu dilakukan bupati untuk mendongkrak penjualan “brand lokal” hasil dari produksi industri kecil menengah. Gerakan itu diharapkan bupati akan berdampak pada meningkatnya perekonomian desa dan kesejahteraan industri kecil.

Bupati muda itu juga menyampaikan, menggerakkan roda perekonomian harus dimulai dari bawah. Produk-produk UMKM harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Langkah ini yang sedang dijalankan. Masyarakat diminta mengutamakan membeli produk dalam negeri ketimbang produk import.

Ia berharap melalui gebyar pasar murah UMKM tersebut bisa menggerakkan roda perekonomian masyarakat desa. Oleh karenanya event seperti ini akan terus dilakukan. Dinas terkait dan Camat diminta memperbanyak lagi event pameran produk UMKM di wilayahnya. Pasca pandemi, seluruh instansi yang bergerak di sektor perekonomian dimintan bupati membuat program-program yang mendukung gerakan belanja produk lokal.

Termasuk penggunaan anggaran belanja daerah juga diarahkan untuk lebih mengoptimalkan belanja produk dalam negeri. “Belanja-belanja di pemerintahan juga lebih mendahulukan belanja produk dalam negeri. Termasuk memperbanyak event-event pasar murah terus akan kita lakukan sebagai bentuk pemulihan ekonomi kerakyatan dan sesuai dengan arahan bapak presiden,” ujarnya.

Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo itu mengapresiasi kepada PCNU Sidoarjo yang sudah kolaborasi dengan pemerintah dalam menggelar pasar murah dalam rangka pemulihan ekonomi pasca pandemi. Pasar murah yang diikuti puluhan pelaku UMKM itu menyediakan berbagai macam makanan olahan dan produk kerajinan lokal. Gebyar berlangsung mulai tanggal 20 – 29 Mei 2022.

“Sekali lagi kami atas nama pemerintah kabupaten mengapresiasi peran PCNU Sidoarjo dalam mendukung pemerintah memulihkan ekonomi. Event seperti bisa diperbanyak lagi lewat MWC NU kolaborasi dengan kecamatan,” pungkasnya. (isa/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar