Iklan Banner Sukun
Ekbis

DJP Jatim II Ingatkan Wajib Pajak untuk Manfaatkan PPS

Sidoarjo (beritajatim.com) – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur II terus mengingatkan wajib pajak agar segera memanfaatkan Program Pengungkapan Sukarela (PPS) yang tinggal menghitung hari.

Salah satu cara yang dilakukan DJP Jatim ll yakni sosialisasi bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Suara Advokat Indonesia (SAI) Surabaya Raya, di Kantor Wilayah DJP Jatim II dan daring melalui zoom meeting.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPC Peradi SAI Surabaya Raya Abdul Salam bersama Sekretaris Umum Agung Satryo Wibowo.

Program PPS ini memberikan kesempatan kepada wajib pajak untuk melaporkan kewajiban perpajakan secara sukarela, melalui pengungkapan harta tersebut akan berakhir 30 Juni 2022 mendatang.

Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II Agustin Vita Avantin berharap Peradi bisa menjadi perpanjangan tangan DJP dalam mengedukasi masyarakat atau wajib pajak memenuhi kewajiban perpajakannya. “Harapannya kerjasama dengan Peradi ini, Peradi bisa mengedukasi masyarakat bisa memanfaatkan program ini,” katanya.

Lanjut wanita yang akrap disapa Vita ini, para advokat bisa turut berperan dalam menyebarkan, menyambungkan, dan menyampaikan edukasi kepada masyarakat untuk membayar pajak dengan benar.

“DJP ini dalam tahun 2022 ada Program Pengungkapan Sukarela. Hal ini tentunya suatu kesempatan yang bisa kita manfaatkan bersama, baik para advokatnya kalau mau ikut PPS masih ada sepuluh hari ke depan. Saya titip juga pada para kliennya untuk diinfokan,” paparnya.

Sementara itu, Ketua DPC Peradi SAI Surabaya Raya Abdul Salam menyampaikan dukungan terhadap program-program DJP serta mengajak para advokat dalam menyebarkan edukasi perpajakan kepada masyarakat.

“Hari ini kita hadir di sini sebagai penegak hukum advokat kita bahu membahu membantu pemerintah melalui Dirjen Pajak ini sehingga program-program Indonesia Maju ini bisa kita jalankan semua melalui sinergi,” terangnya.

Abdul Salam juga mengimbau para advokat agar mengajak masyarakat khususnya para klien untuk patuh membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Masih kata Abdus Salam, kedepan Peradi juga berharap dukungan dari Kanwil DJP Jawa Timur II untuk secara periodik memberikan edukasi di bidang perpajakan.

“Wawasan di bidang perpajakan sangat dibutuhkan oleh para advokat pada saat melakukan pendampingan kepada klien saat menghadapi masalah hukum yang bersinggungan dengan perpajakan,” tambahnya.

Selanjutnya, F.G. Sri Suratno dan Arif Anwar Yusuf selaku Fungsional Penyuluh Pajak Kanwil DJP Jawa Timur II menyampaikan materi tentang Kewajiban Perpajakan bagi pengacara mulai dari cara mendaftar, menghitung, menyetor, dan melaporkan pajaknya. Pemateri juga menjelaskan mengenai Program Pengungkapan Sukarela.

Untuk mengikuti PPS caranya sangat mudah, cukup dengan menyampaikan Surat Pemberitahuan Pengungkapan Harta (SPPH) secara online melalui akun wajib pajak dengan login di laman https://djponline.pajak.go.id.

“Dengan mengikuti PPS, baik skema kebijakan I maupun II, wajib pajak mendapat perlindungan data atas harta yang diungkap. Pasalnya, data dan informasi yang bersumber dari SPPH tidak dapat dijadikan dasar penyelidikan, penyidikan, dan/atau penuntutan pidana terhadap wajib pajak,” jelas F.G. Sri Suratno. [isa/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar