Ekbis

Bawang Merah Mahal

Ditjen Holtikultura Jual Bawang Merah Murah Hingga 24 Ton

Surabaya (beritajatim.com) – Harga bawang merah yang mencapai Rp 35.000 per Kg di pasar tradisional Surabaya, sejak 2 pekan belakangan ini membuat Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Holtikultura menggelar operasi pasar dengan menggandeng 2 pemasok bawang merah besar di Jatim.

Operasi pasar tersebut dilakukan di dua pasar yakni pagi di Pasar Pabean Cantikan dan malam harinya di Pasar Keputran Utara. Dalam operasi pasar itu, bawang merah yang dijual Rp 23 ribu per Kg. Perbedaan harga yang cukup signifikan diharapkan mampu membuat pasar kembali menggeliat. Sehingga pedagang di pasar tak lagi mengurangi stok kulakan bawang mereka dan pasokan tetap aman.

“Dengan operasi pasar ini kami harapkan tak ada kelangkaan bawang merah. Apalagi saat ini daerah Madura dan Probolinggo sedang panen juga. Jadi stok itu aman sampai puasa,” kata Muhammad Ismail Wahab, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Ditjen Holtikultura Kementrian Pertanian, disela operasi pasar di Keputran Utara Surabaya, Senin (8/4/2019) malam.

Dikatakan, dalam operasi pasar di Surabaya ini pihaknya sudah menggelontor 24 ton bawang merah dan besok malam operasi pasar bawang merah murah ini juga akan dilakukan di Pasar Mangga Dua Surabaya. Hal yang sama juga dilakukan di Jakarta. Dengan begitu, harga bawang merah secara nasional bisa stabil.

“Kedepan kami juga berupaya mengendalikan harga bawang merah ini yakni dengan pembatasan harga batas bawah dan batas atas. Minimal harga batas bawahnya Rp 15.000 per Kg. Itu petani sudah untung, jadi HET ini diterapkan nantinya untuk melindungi petani dan konsumen juga. Nah kalau mahal seperti ini kasihan warganya juga, tidak bisa beli bawang,” tandas Muhammad Ismail Wahab.

Sementara pemasok bawang merah dari CV Sakaei dan PT Sian Liep Bumi Persada mengaku sebenarnya harga bawang merah di petani tidak mahal dan stok juga banyak. Apalagi saat ini di Madura sudah mulai panen raya. Ini murni terjadi karena distribusi yang tak lancar. “Bahkan saat ini stok bawang merah sangat cukup untuk kebutuhan puasa,” tandas Haridjono, Dirut CV Sakaei. [rea/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar