Ekbis

Disperindag Kabupaten Sidoarjo Mudahkan Pelaporan Pelaku Usaha dengan INDAGO

Sidoarjo (beritajatim.com) – Di masa pandemi ini menjadi penyemangat bagi pemerintah dalam mengembangkan pelayanan secara digital ke masyarakat. Dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, pelayanan digital ini mudah diterima oleh masyarakat.

Seperti halnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sidoarjo. Disperindag melaunching aplikasi INDAGO (Informasi Data Perdagangan Kabupaten Sidoarjo), yang dilakukan langsung oleh Bupati Sidoarjo, H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) di Hotel Luminor Sidoarjo Kamis (27/5/2021).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sidoarjo, Drs. Ec Tjarda, MM mengatakan, aplikasi INDAGO, aplikasi dengan konsep web base dari bidang perdagangan, Dinas Perindag Kabupaten Sidoarjo.

“Semua aktivitas yang berkaitan dengan bidang perdagangan di Kabupaten Sidoarjo semuanya akan tersimpan di aplikasi INDAGO ini. Aplikasi ini memiliki fitur prexim untuk perdagangan eksport – import, toko swalayan , dan BAPO untuk pencatatan harga bahan pokok,” katanya.

Kedepannya, kemungkinan besar masih akan bertambah lagi fitur – fitur dari aplikasi INDAGO ini, yang kita sesuaikan dengan aktivitas pelaporan dan pendataan bidang perdagangan.

Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) mengapresiasi inovasi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sidoarjo, apalagi di musim pandemi seperti ini.

Sedikit memberikan gambaran bahwa Sidoarjo baru-baru ini lebih mengarahkan pelayanan kearah digitalisasi. Beberapa OPD telah membuat inovasi pelayanan secara digital.

Hanya saja ada satu kelemahan inovasi pelayanan digital di Kabupaten Sidoarjo, promosinya kurang termasuk masalah perindustrian dan perdagangan.

“Jadi kasus di Dispenukcapil merupakan suatu arahan aplikasinya saja yang ada tapi masyarakat tidak menggunakan karena masyarakat tidak tahu, termasuk aplikas INDAGO, jangan sampai aplikasinya saja yang ada, tapi masyarakat tidak pakai karena tidak tahu,” ungkapnya.

Kedepannya Gus Muhdlor mengharapkan semua pelayanan digital di Kabupaten Sidoarjo dijadikan satu rumah. Jadi masyarakat sekali download, semua pelayanan sudah masuk didalamnya.

“Jadi satu itu juga untuk memudahkan masyarakat Sidoarjo dalam mencari pelayanan yang ada,” papar Gus Muhdlor. (isa/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar