Ekbis

Disperinaker Bojonegoro Belum Terima Aduan Soal THR

Foto ilustrasi

Bojonegoro (beritajstim.com) – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro membentuk pos komando pelaksanaan Tunjangan Hari Raya Keagamaan tahun 2021 (Posko THR) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

“Hingga sekarang tapi belum ada laporan masuk ke posko THR yang sudah kita siapkan,” ujar Kasi Hubungan Industrial Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro Rafiuddin Fathoni, Minggu (2/5/2021).

Fathoni mengatakan, posko THR ini guna mengantisipasi kenakalan pengusaha yang tidak memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawanya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Pemberian THR paling lambat diterima pekerja/buruh H-7 Lebaran.

Data dari Disperinaker Bojonegoro, jumlah perusahaan wajib lapor ketenagakerjaan sesuai dengan UU nomor 7 tahun 1981 tentang Wajib Lapor Ketenagakerjaan di Perusahaan sebanyak kurang lebih 436 perusahaan. Sedangkan untuk sektor Migas, Koperasi, Perbankan, Finance, dan lain-lain ada sekitar 2.105 perusahaan. Dengan jmlah tenaga kerja sekitar 47 ribu lebih.

Pemberian THR tersebut sesuai dengan yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan nomor 6 tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi buruh/pekerja di perusahaan, THR wajib diberikan oleh pengusaha kepada buruh atau pekerja paling lambat H-7 Idul Fitri 1442 Hijriah. [lus/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar