Ekbis

Diberi Diskon Hingga 50 Persen, Pelanggan Malah Protes ke Supermarket Karena Merasa Dianggap Miskin

Surabaya (beritajatim.com) – Siapa yang tidak suka jika barang yang dibutuhkan mendapatkan potongan harga? Tentu saja belanja menjadi menyenangkan dan bisa menghemat anggaran sehingga bisa untuk disimpan.

Namun, sepertinya jika produk diberi label dan kemasan yang diasosiasikan untuk kelas sosial tertentu ternyata menjadi hal yang tidak menyenangkan.

Dilansir dari mirror.co.uk, pembeli telah mengkomplain supermarket Asda atas desain dan warna pada kemasan produk yang menunjukkan barang tersebut memiliki harga yang lebih murah.

Asda Stores Ltd. adalah jaringan supermarket Inggris. Atas insiden ini, pihaknya mengatakan mereka memberikan potongan harga besar yang pernah ada,

“Itu adalah harga ramah anggaran terbesar yang pernah ada, untuk membantu pembeli menekan kenaikan biaya,” demikian kata manajemen.

Harga baru itu mencakup berbagai produk seperti daging segar, ikan dan unggas, roti, makanan beku dan bahan baku lainnya juga barang-barang rumah tangga seperti cairan pembersih, tisu toilet, sampo, dan kondisioner.

Untuk menunjukkan produk-produk dengan harga lebih murah itu Asda Supermaket telah mengubah produk nilai Smart Price kemasan putih menjadi rangkaian Just Essentials yang dirancang lebih cerah. Tapi, perubahan desain dan warna kemasan itu menuai kontroversi dan pelanggannya mengklaim bahwa itu “mempermalukan keluarga miskin”.

Karena desain kuning cerah telah membuat beberapa orang mengklaim bahwa itu terlalu menonjol dan memberikan “penanda kemiskinan” kepada pembeli.

Seorang pembeli mengatakan, “warna cerah itu seakan berteriak, “Kami miskin!”

Yang lain mengatakan itu menyarankan “orang-orang berpenghasilan rendah harus memiliki sekeranjang penuh penanda kemiskinan”.

Asda mengatakan pelanggannya harusnya mencintai inovasi mereka.

Seorang juru bicara Asda mengatakan, “Kami tidak mengerti mengapa ada orang yang merasa malu untuk menabung.”

Asda juga mengatakan lini baru ini ‘ditetapkan untuk menjadi rangkaian produk kebutuhan pokok ramah anggaran terbesar di pasaran’, yang mencakup 293 produk.

“Itu bahkan 50 persen lebih murah dari harga yang ada dipasaran dan inovasi ini memudahkan mereka untuk membelanjakan uangnya dengan lebih baik,” kata juru bicara Asda.

“Lebih dari 267 lini akan dapat dibeli pada 13 Agustus, dan 26 produk sisanya akan mendarat di toko pada akhir tahun,” tukasnya. [adg/beq]

Apa Reaksi Anda?

Komentar