Ekbis

Dibatasi Liburan, Orang Surabaya Pilih Berlibur di Hotel

Surabaya (beritajatim.com) – Pemberlakuan sejumlah pembatasan termasuk pembatasan untuk mudik dan berwisata keluar kota membuat masyarakat Surabaya lebih memilih liburan di dalam kota saja. Salah satu sasarannya adalah hotel-hotel di dalam kota sendiri.

Hal ini terlihat dari catatam Online Travel Agent (OTA) tiket.com, dimana di kuartal ke 3 dan ke 4 tahun 2020 pemesanan hotel terus mengalami lonjakan sebesar 122 %, sedangkan kontribusi bisnis Akomodasi secara keseluruhan melonjak sebesar 118 %.

“Data itu secara keseluruhannya sedangkan angka pemesanan hotel di kota Surabaya naik sebesar 248% dari Q3 ke Q4 2020. Hal ini menunjukkan animo masyarakat yang tinggi untuk kembali liburan atau mengganti suasana dengan melakukan staycation ataupun work from hotel di hotel dekat rumah,” ujar Berdasarkan keterangan dari Rajasa Hadisoemarto, Area Manager East Indonesia, tiket.com, pada Kamis (18/3/2021).

Menurutnya, salah satu penunjang banyaknya pesanan hotel untuk staycation juga adanya pilihan fitur tiketCLEAN. Dimana pelanggan bisa memilih 10.600 hotel yang berlabeltiketCLEAN yang artinya menjamin layanan hotel mereka dengan standart Protokol Kesehatan (Prokes).

“Khusus di kota Surabaya, 268 hotel telah berlabel tiketCLEAN. Jumlah mitra hotel yang berlabel tiketCLEAN pun bertumbuh rata-rata 35% per kuartal, sehingga pilihan hotel untuk pengalaman nginep pun semakin panjang” tambah Rajasa.

Hal itu juga diamini oleh Yosi Marhayati, Public Relations Lead tiket.com mengaku pihaknya juga berpartisipasi dalam inisiatif Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), yaitu InDOnesia CARE yang memastikan bahwa tempat wisata dan akomodasi menerapkan protokol kesehatan dan tersertifikasi CHSE (Clean, Healthy Safety and Environment).

“Sekarang pelanggan tidak perlu ragu lagi saat ingin berpergian dan menginap di akomodasi pilihan, karena tiket.com telah memberikan pilihan akomodasi yang sudah CHSE dan tiketCLEAN, dengan hanya memilih filter InDOnesia CARE saat akan memilih akomodasi,” harapnya.

Sementara Icha Ayuningtias, Marketing Communication Manager DoubleTree by Hilton Surabaya mengaku jika sejak akhir Januari hingga Maret okupansi naik 2x lipat. Bahkan pekan lalu okupansi sudah naik 30 persen dari 310 kamar.

“Jika dulu disaat weekday okupansi hotel tinggi. Tetapi sekarang okupansi mulai naik jelang akhir pekan. Memang bisnis masih ada tapi lebih banyak staycation saat ini,” tandasnya.[rea]



Apa Reaksi Anda?

Komentar