Ekbis

Data Disnaker Surabaya: 160 PHK Terjadi Dampak Pandemi Corona

Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya Dwi Purnomo membeberkan data PHK sebagai dampak dari pandemi Virus Corona. Hal itu Ia ungkapkan saat melakukan teleconference bersama Komisi D DPRD Surabaya, Selasa (14/4/2020).

“Tercatat sekitar 160 karyawan dikenakan Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK) secara permanen. Iya betul itu data sementara. Data selengkapnya akan dikirim,” kata Dwi Purnomo.

Dwi juga menyampaikan terkait hak pekerja yang dikenakan PHK. Ia menjamin mereka akan mendapatkan haknya sesuai dengan peraturan yang berlaku dalam perundangan. “Kami sudah siapkan seperti ketentuan. Diantaranya akan mendapatkan tunjangan hari raya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah meminta kepada Disnaker untuk mendata secara teliti jumlah karyawan terdampak. Karena itu, ia meminta kepada Pemkot Surabaya untuk melakukan update dan jemput bola terhadap data karyawan atau pegawai yang diberhentikan akibat pandemi COVID-19.

“Masak dari 12 ribu pekerja hanya 160 yang terdampak dan di PHK yang dilaporkan. Saya minta harus terus diupdate datanya,” kata politisi PDIP ini.

Di sisi lain, Ibnu Shobir selaku Anggota Komisi B lainya meminta kepada eksekutif melakukan langkah lebih tegas terkait pembatasan sosial. Karenanya, politisi PKS ini meminta segera diberlakukan Permbatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Namun menurut ia, kebijakan tersebut harus ada kebijakan bantuan sosial kepada warga terdampak termasuk pekerja yang di PHK.

“Dengan begitu angka penyebaran COVID-19 bisa ditekan. Tentunya kebijakan tersebut harus dikaji terutama bantuan sosial kepada masyarakat,” katanya. [ifw/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar