Ekbis

Crown Group Optimistis Warga Surabaya Akan Borong Properti di Australia

Surabaya (beritajatim.com) – Pengusaha asal Surabaya, Iwan Sunito terus mengembangkan bisnis propertinya di Australia. Jika sebelumnya propertimya lebih banyak di Sydney kali ini bidikannya adalah Melbourne.

Di tengah pandemi Iwan optimistis mampu meraup keuntungan karena banyak pengusaha properti di Melbourne yang justru menunda proyek mereka. Bahkan Direktur Colliers International Residential Melbourne, Robert Papaleo menyebutkan saat ini stok hunian di Melbourne sedang berkurang. Dan kehadiran Crown Group membangun proyek apartemen yang diberi nama Artis ini akan menarik minat.

“Apalagi pengembangan properti di kawasan Southbank ini didukung oleh transformasi daerah tepi sungai dan jalan-jalan utama, bahkan di lokasi itu rencananya akan dibuka Stasiun Metro Anzac baru pada 2025,” jelasnya.

Adapun proyek Artis seluas 2.070 m2 ini akan memiliki 153 unit apartemen dan penthouse yang memiliki pilihan 1 – 3 unit kamar tidur. Sedangkan fasilitas yang ditawarkan yakni lounge atap dengan taman dan area bermain anak, gym, kolam renang indoor dan jacuzzi, termasuk ruang seni komunitas dan kafe untuk mengakomodir kebutuhan ruang bagi seniman lokal untuk menggelar pameran.

CEO Crown Group, Iwan Sunito mengakui jika target utama peluncuran proyek pengembangan pertama Crown di Melbourne ini adalah pembeli dari Indonesia, terutama Jakarta dan Surabaya. “Indonesia pembeli terbanyak kami setelah itu ada China dan Hongkong serta warga lokal Australia sendiri,” ungkap Iwan saat Global Media Conference – virtual, Selasa (13/10/2020).

Dikatakan, Ini pula yang membuat Iwan akan melaunching perdana proyeknya di Indonesia. Dengan target penjualan saat launching 20 unit dan berharap di Hongkong dan China akan menuai penjualan yang signifikan.

“Proyek Artis yang berada di kawasan Southbank ini merupakan bagian dari rencana Crown Group untuk menciptakan pipeline pengembangan senilai Rp30 triliun di Melbourne,” bebernya.

Iwan sendiri menyakini untuk meluncurkan proyek saat ini bahkan di masa pandemi Covid-19 lantaran masih ada fundamental pasar utama yakni lokasi di luar wilayah CBD Melbourne yang ditawarkan memang sangat dicari oleh pasar. [rea/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar