Ekbis

Pasar Raya Mojosari

Catat, Harga Sayuran Hari Ini

Mojokerto (beritajatim.com) – Sejumlah komoditas sayuran dan bahan dapur di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Mojokerto tidak stabil. Di Pasar Raya Mojosari contohnya, harga jahe dan kemiri naik, sedangkan harga cabai, bawang merah dan bawang putih turun.

Salah satu pedagang sayuran di Pasar Raya Mojosari, Ulipah (52) mengatakan, naik turunnya sejumlah harga komoditas sayuran terjadi sejak dua minggu lalu. “Yang paling terlihat, harga cabai. Harganya tidak stabil, naik turun tiap hari,” ungkapnya, Senin (11/2/2019)

Masih kata Ulipah, harga cabai rawit turun Rp5 ribu dari Rp15 ribu menjadi Rp10 ribu per kilogram, sedangkan harga cabai merah turun dari Rp16 ribu menjadi Rp14 ribu per kilogram. Namun untuk harga bawang putih justru mengalami kenaikan.

“Saat ini harga bawang putih Rp18 ribu dari sebelumnya Rp15 ribu per kilogram. Kenaikan bawang putih terjadi empat hari yang lalu, jahe import juga naik Rp18 ribu dari Rp15 ribu per kilogram. Untuk jahe lokal dari Rp16 ribu menjadi Rp20 ribu,” katanya.

Ulipah menjelaskan, harga bumbu dapur seperti kemiri juga naik Rp3 ribu. Yakni dari Rp35 ribu menjadi Rp38 ribu. Menurutnya yang menjadi pemicu ketidakstabilan harga karena ketersediaan sejumlah komodisi melimpah dan beberapa sayuran diambil dari luar negeri (import).

“Ongkos pengiriman berpengaruh pada kenaikan harga. Biasanya pembeli tetap menawar meski harga sudah turun. Kalau harga naik masih lumayan jika pembeli menawar, ada keuntungan sedikit yang didapat,” terangnya.

Pedagang lain, Nurwati (48) mengatakan membenarkan, jika beberapa harga komoditas sayuran tidak stabil. “Seperti harga bawang merah mengalami penurunan harga karena faktor cuaca yang tak menentu. Dari Rp18 ribu menjadi Rp17 ribu per kilogram,” ujarnya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar