Iklan Banner Sukun
Ekbis

Bupati Jember Inginkan Optimalisasi 13 Obyek Wisata di Kawasan Hutan

Bupati Hendy Siswanto

Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto menginginkan adanya optimalisasi 13 obyek wisata di kawasan hutan yang dikelola Perhutani di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) diharapkan terlibat.

“Bagaimana Perhutani dan Pemkab Jember dengan didukung DPRD Jember bisa segera mengemas 13 tempat itu menjadi langsung bisa dilaksanakan. Sekarang sudah dilaksanakan, cuma kurang ini, kurang ini,” kata Hendy, ditulis Kamis (8/9/2022).

Pemkab Jember dan Perhutani meminta saran dari semua pihak, termasuk pelaku wisata, tentang apa yang bisa dilakukan melalui forum grup diskusi. Hendy berharap dari sini bisa dilahirkan prosedur operasional standar untuk pengelolaan. “Tidak usah menunggu lama. Habis FGD bisa langsung running,” katanya.


Hendy berharap dalam optimalisasi pengelolaan obyek wisata tersebut, semua pihak tak saling tunggu. “Jangan sampai ada satu regulasi yang belum diselesaikan, tidak boleh berjalan. Jangan, biar tetap berjalan,” katanya.

Hendy juga berharap LMDH setempat bisa merangkul anak-anak muda agar bekerja bersama. “Tugas Pemkab Jember adalah membantu sarana dan prasarana. Tapi kita harus sudah ada MOU (Memorandum of Understanding), harus ada PKS (Perjanjian Kerjasa Sama) dengan Perhutani, sehingga kalau memperbaiki jalan bisa lebih detail dengan pemkab,” katanya.

Setiap obyek wisata harus memiliki PKS yang mengatur banyak hal, termasuk soal pembagian hasil keuntungan. Hendy percaya, kendati inflasi mengancam menyusul kenaikan harga BBM, sektor wisata tak akan kendor. “Kebutuhan berwisata memang tersier. Tapi tidak kemudian karena ada kenaikan harga BBM, lantas tidak berwisata. Ini kebutuhan jiwa seseorang. Kalau ingin berwisata, ya berwisata saja,” katanya.

“Cuma yang terpenting adalah bagaimana daya beli masyarakat. Harga BBM naik pun kalau mampu membeli ya tidak apa-apa juga. Bagaimana supaya bisa membeli? Harus ada pergerakan ekonomi yang berputar cepat, Masyarakat kita dulu yang digerakkan,” kata Hendy. [wir/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar